Samsung dilaporkan akan meluncurkan Galaxy Z Flip 8 pada 22 Juli 2026 dengan strategi dua chipset berbeda. Varian Snapdragon dan Exynos akan dibagi berdasarkan wilayah pemasaran.
Langkah ini diambil untuk menyeimbangkan efisiensi biaya, performa, dan keterbatasan kapasitas produksi chip 2nm buatan Samsung sendiri.
>>> Cara Aktifkan eSIM di iPhone XS hingga iPhone 17, Lengkap
Pembagian Wilayah Pemasaran
Menurut bocoran yang beredar, pasar Amerika Serikat, Kanada, China, dan Jepang akan mendapatkan varian Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy.
Sementara itu, konsumen di Eropa, India, dan Korea Selatan kemungkinan menerima versi Exynos 2600.
Strategi ini dinilai sebagai upaya Samsung untuk memberikan peran lebih besar kepada Exynos di beberapa model, namun tetap menjaga persepsi performa premium di pasar utama.
>>> Huawei Nova 16 Series Resmi Dijual Perdana, Cek Harga dan Spesifikasi
Alasan di Balik Dua Chipset
Selama bertahun-tahun, Samsung mengandalkan Snapdragon untuk lini ponsel lipatnya. Namun, pada generasi sebelumnya, Exynos mulai mendapat porsi lebih besar.
Penggunaan Exynos memungkinkan Samsung memperluas adopsi chipset internal dan mengendalikan biaya produksi. Di sisi lain, Snapdragon tetap menjadi andalan di pasar utama untuk menjaga performa dan efisiensi termal.
Sejumlah analis menduga strategi ini terkait dengan kapasitas produksi Exynos 2600 yang menggunakan teknologi manufaktur 2 nanometer (2nm).
>>> 8 HP Midrange Terbaru 2026 Paling Kencang: RAM 12 GB hingga Baterai 9020 mAh
Chip tersebut disebut menjadi salah satu chip pertama Samsung yang diproduksi dengan proses 2nm.