Amazfit mengumumkan perluasan fitur HybridCharge ke sepuluh model jam tangan pintar mereka. Fitur ini dirancang untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kesiapan fisik pengguna sebelum beraktivitas berat.
HybridCharge bukan sekadar alat pemantau biasa. Fitur ini merupakan evolusi dari BioCharge yang sudah ada sebelumnya.
>>> OnePlus Ace 7 Bocor: Baterai 10.000mAh dan Snapdragon 8 Gen 6
Dalam ekosistem Zepp OS 6, teknologi ini menggabungkan tiga pilar utama: BioCharge, LifeLoad, dan Training Load. Ketiganya bekerja sama untuk menciptakan analisis kesehatan yang lebih mendalam.
BioCharge melacak pemulihan dan tingkat energi melalui data biometrik dasar. Sementara itu, LifeLoad memungkinkan pengguna mencatat faktor eksternal seperti konsumsi alkohol, perjalanan jauh, atau tingkat stres harian.
Data tersebut kemudian digabungkan dengan Training Load yang mencatat beban fisik setelah olahraga.
Hasilnya, jam tangan dapat memberikan saran kapan waktu terbaik untuk memacu diri dan kapan saatnya beristirahat total.
>>> Rogbid SR15 Ultra: Cincin Pintar dengan Layar Digital dan Motor Getar
Daftar Jam Tangan yang Mendapatkan Pembaruan
Fitur ini tidak hanya terbatas pada model terbaru seperti Balance 3. Amazfit telah mengonfirmasi sepuluh model lain yang akan mendapatkan pembaruan secara bertahap mulai tahun 2026.
Pada Juni 2026, pengguna Active 3 Premium, Balance 2, Cheetah 2 Pro, Cheetah 2 Ultra, T-Rex 3, T-Rex 3 Pro, dan T-Rex Ultra 2 akan mulai menerima fitur ini.
T-Rex Ultra 2 dibanderol sekitar Rp8.635.000 atau 549,99 USD di pasar internasional.
Model Amazfit Bip Max dijadwalkan menyusul pada Juni atau Juli 2026. Sementara itu, pengguna Active Max perlu menunggu hingga Juli atau Agustus 2026.
>>> Sinopsis Great White, Bioskop Trans TV 6 Juni 2026
Model Balance generasi lama juga tidak dilupakan dan dijadwalkan mendapatkan pembaruan pada akhir tahun 2026.