Backrooms mencatatkan sejarah baru sebagai film terlaris A24 di Amerika Utara. Film horor psikologis ini diproyeksikan menembus US$100 juta di pasar domestik.
Hingga saat ini, Backrooms telah mengumpulkan US$97,7 juta di Amerika Utara.
>>> iQOO Neo 12 Dikabarkan Bawa Layar 2K 165Hz, Bantah Klaim OnePlus
Capaian itu mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Marty Supreme yang dibintangi Timothée Chalamet dengan US$96 juta.
Film berbiaya US$10 juta ini meraih pendapatan akhir pekan pembukaan terbesar A24 sepanjang masa, yaitu US$81,4 juta.
Keberhasilan ini juga menjadikan kreatornya, Kane Parsons, sebagai pembuat film termuda yang menduduki puncak box office domestik di usia 20 tahun.
Backrooms tidak melambat sepanjang minggu.
Film ini mengumpulkan US$7,6 juta pada Senin (1/6) dan US$8,6 juta pada Selasa (2/6).
>>> Infinix XBook 15 Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp7,4 Juta
Dari YouTube Shorts ke Layar Lebar
Parsons memulai Backrooms sebagai serangkaian YouTube Shorts yang populer. Ia mempertahankan hak atas IP tersebut dan berhasil membangun basis penggemar online.
Film ini mampu menarik perhatian Generasi Z.
Setengah dari penonton di akhir pekan pembukaan berusia di bawah 25 tahun dan 75 persen di bawah 35 tahun.
Backrooms diangkat dari serial web Parsons dan terinspirasi dari creepypasta. Film ini mengikuti pengalaman misterius seorang pemilik toko furnitur bernama Clark (Chiwetel Ejiofor).
Clark mengaku kepada terapisnya, Mary (Renate Reinsve), bahwa ia menemukan pintu rahasia di bawah tokonya. Pintu itu membawanya ke deretan ruangan biasa yang tampak tak berujung.
>>> KPop Demon Hunters Raih Golden Trailer Awards 2026, Tambah Deretan Prestasi
Suatu hari, Clark menghilang, dan Mary menjelajah ke tempat tak diketahui untuk menyelamatkannya.
