Samsung Galaxy Z Flip8 akan hadir dengan dua varian chipset berbeda tergantung wilayah.
Menurut laporan dari media Korea The Bell, ponsel lipat ini menggunakan Exynos 2600 di Korea Selatan dan Eropa.
>>> DJI Luncurkan Charger GaN 140W Pertama dengan Tiga Port USB-C
Sementara itu, semua wilayah lain akan mendapatkan chip Qualcomm. Belum diketahui pasti apakah chip tersebut Snapdragon 8 Elite Gen 5 atau Snapdragon 8 Gen 5.
Alasan di Balik Pilihan Chipset
Seorang insider dari divisi MX Samsung mengatakan bahwa seri Galaxy Z Flip lebih mengutamakan desain dan portabilitas daripada performa puncak.
Sensitivitas performa lebih rendah dibandingkan seri Fold, sehingga risiko penggunaan chip buatan sendiri lebih ringan.
Biaya Exynos 2600 lebih murah dibandingkan chip flagship Snapdragon.
Langkah ini diyakini sebagai upaya Samsung meningkatkan margin keuntungan divisi MX yang tertekan akibat kenaikan harga komponen RAM dan memori flash.
Keputusan ini juga akan mendukung bisnis LSI (perancang chip) dan foundry Samsung.
>>> NVIDIA RTX Spark Mini PC Hadir di Computex 2026, Siap Gantikan Desktop Tradisional?
Exynos 2600 hanya digunakan oleh Samsung MX untuk Galaxy S26 dan S26+ di sebagian besar pasar, sehingga pasokannya mudah diperoleh.
Performa dan Spesifikasi
Dalam review Galaxy S26, Exynos 2600 tidak menunjukkan performa sebaik Snapdragon, dan daya tahan baterai juga mengecewakan.
Hal ini menjadi kekhawatiran untuk Galaxy Z Flip8 yang tidak mendapatkan peningkatan baterai maupun pengisian daya.
Ponsel ini dikabarkan memiliki engsel baru untuk layar tanpa lipatan, namun kamera masih sama dengan generasi sebelumnya.
Samsung diperkirakan akan meluncurkan tiga ponsel lipat pada 22 Juli mendatang: Galaxy Z Flip8, Z Fold8, dan Z Fold Wide.
>>> Bocoran Terbaru Redmi K100 Pro: Baterai 8.000mAh atau Lebih
Insider yang sama juga menyebutkan bahwa cakupan penggunaan Exynos akan meluas pada produk tahun depan. Galaxy S27 dan S27+ kemungkinan akan menggunakan Exynos 2700.