Honor memperkenalkan fitur baru bernama Virtual Permissions untuk perangkat MagicOS. Fitur ini dirancang untuk melindungi data pribadi pengguna saat memberikan izin ke aplikasi.
Virtual Permissions memungkinkan pengguna memberikan izin kosong ke aplikasi yang tidak sepenuhnya dipercaya.
Misalnya, saat aplikasi kebugaran meminta akses ke riwayat panggilan atau pesan, sistem akan memberikan data kosong.
Fitur ini bekerja di tingkat sistem yang rendah, sehingga kompatibel dengan hampir semua aplikasi.
MagicOS akan memalsukan respons aplikasi sehingga pengguna tetap bisa menggunakan aplikasi tanpa membocorkan data pribadi.
Virtual Permissions hadir bersama pembaruan MagicOS 10.0.0.160 yang mulai didistribusikan ke ponsel Honor yang memenuhi syarat pada bulan ini.
Fitur ini pertama kali diumumkan melalui Weibo untuk pengguna MagicOS di China. Namun, Honor kemungkinan besar akan menghadirkan fitur serupa ke perangkat global mereka.