Honor dilaporkan tengah menguji baterai smartphone berkapasitas 14.000 mAh hingga 15.000 mAh.
Pengujian internal itu disebut untuk menghadirkan HP yang mampu bertahan sekitar tujuh hari dalam sekali pengisian daya.
Informasi ini berasal dari pembocor industri Digital Chat Station, yang kerap membagikan bocoran perangkat baru.
Hingga kini, Honor belum memberikan konfirmasi resmi soal tanggal peluncuran perangkat dengan baterai 15.000 mAh tersebut.
Jejak Baterai Jumbo Honor
Kabar ini bukan yang pertama bagi Honor. Produsen tersebut memang gencar memelopori sel baterai berkapasitas masif pada lini produknya.
Pada akhir tahun lalu, Honor meluncurkan seri Honor Win dengan baterai 10.000 mAh.
Kemudian pada pertengahan tahun ini, Honor X80 Pro Max hadir dengan kapasitas baterai mencapai 11.000 mAh.
Kapasitas kembali naik lewat Honor Win RT 2 dan Win Turbo 2 yang mengusung baterai 12.070 mAh.
Khusus Honor Win RT 2, daya jumbo itu dipadukan dengan pengisian cepat wired fast charging 90W.
Rangkaian inovasi ini memperlihatkan eksplorasi material baterai baru, seperti teknologi silicon-carbon, agar energi lebih besar tanpa membuat ukuran baterai membengkak tidak wajar.
Daya tahan ekstra menjadi daya tarik bagi pengguna yang lelah harus mengisi daya setiap hari.
Tantangan Bobot dan Panas
Mengintegrasikan sel 15.000 mAh ke dalam HP bukan perkara mudah bagi tim insinyur.
Baterai berkapasitas besar secara fisik menambah ketebalan sasis dan bobot total perangkat secara signifikan.
Konsumen modern umumnya menyukai HP tipis dan ringan, sehingga Honor harus menyeimbangkan kapasitas ekstra besar dengan kenyamanan genggaman.
Manajemen termal juga menjadi perhatian utama.
Saat dipakai untuk tugas berat atau diisi daya tinggi, baterai besar berpotensi menghasilkan panas yang perlu dilepaskan efisien.
Sistem pendingin internal yang mumpuni dibutuhkan agar suhu perangkat stabil dan kesehatan sel baterai tidak cepat menurun.
Sejauh ini, rincian solusi sistem pendingin yang digunakan Honor masih belum terungkap ke publik.
