Star Wars: Fate of the Galaxy, proyek simulasi pertempuran antariksa nirlaba buatan komunitas penggemar, resmi dirilis secara gratis.
Game ini telah melalui masa pengembangan panjang sejak 2007 dan kini bisa diunduh untuk Windows, Linux, serta macOS.
Pengembang membangunnya di atas engine terbuka FreeSpace 2 Open (FSO) untuk menghadirkan atmosfer pertempuran armada starfighter khas Star Wars.
64 Pesawat dengan Cockpit Khas Tiap Faksi
Salah satu daya tarik utama game ini adalah tersedianya 64 jenis pesawat yang bisa dikemudikan langsung.
Jumlah tersebut mencakup armada dari faksi Rebel Alliance dan Galactic Empire.
Setiap unit punya karakteristik teknis sendiri, mulai dari desain cockpit, tata letak instrumen, akselerasi, manuver, hingga sistem persenjataan.
Perbedaan itu terasa antara pesawat ringan seperti TIE Fighter dan kapal tempur berat seperti X-Wing atau Y-Wing.
Dari sisi cerita, tersedia dua kampanye utama yang saling terhubung dari sudut pandang Pemberontak dan Kekaisaran.
Selain mode linier, ada kampanye dinamis yang mengubah alur pertempuran berdasarkan hasil misi yang diselesaikan pemain.
Pemain juga bisa mencoba skenario latihan, misi mandiri, dan multiplayer lewat jaringan lokal (LAN).
Fitur mission editor memungkinkan komunitas merancang skenario pertempuran kustom dan membagikannya ke pemain lain.
Untuk kontrol, game mendukung mouse dan keyboard, gamepad, hingga flight stick (HOTAS) agar sensasi simulasi terbang lebih realistis.
Integrasi Virtual Reality (VR) memungkinkan pemain memantau situasi dari dalam cockpit secara penuh 360 derajat.
Dukungan VR disebut meningkatkan daya tanggap saat dogfight jarak dekat di tengah kepungan armada musuh.
