Ribuan penggemar BTS dari seluruh dunia mulai berdatangan ke Busan untuk konser yang dinanti-nantikan.
Namun, perjalanan ke kota pelabuhan selatan Korea ini tidak lengkap tanpa mencicipi kuliner khas kampung halaman Jimin dan Jungkook.
>>> Korea Dorong Pasar Tradisional Lebih Ramah Pengunjung
Untuk mendapatkan cita rasa autentik, wisatawan bisa mengandalkan rekomendasi dari sopir taksi setempat. Mereka adalah pihak yang paling tahu tempat makan tersembunyi di Busan.
Panduan Taxchelin
Sejak 2016, pemerintah kota Busan bersama asosiasi taksi lokal meluncurkan panduan kuliner bernama Taxchelin. Nama ini merupakan gabungan dari "taksi" dan "Michelin".
Panduan ini awalnya hanya dikenal dari mulut ke mulut, tetapi kini menjadi referensi resmi yang sangat dihormati.
Restoran yang masuk daftar harus memenuhi tiga kriteria ketat: rasa konsisten, harga wajar, dan keramahan khas Busan.
Penghargaan tertinggi dalam panduan ini ditandai dengan bunga camellia, bunga resmi kota Busan. Tidak seperti panduan fine dining, Taxchelin berfokus pada makanan rumahan yang menghangatkan.
Sinbalwon: Pangsit Legendaris
Sinbalwon terletak di jantung Chinatown, Distrik Dong, tepat di seberang Stasiun Busan. Restoran ini memiliki sejarah lebih dari satu abad dan mencerminkan warisan multikultural Busan.
Pangsit goreng mereka terkenal dengan kulit tipis renyah dan isian daging yang gurih. Cocok dinikmati bersama pastri goreng tradisional Tionghoa dan susu kedelai gurih.
Empat pangsit goreng di sini hanya dibanderol 5.500 won (sekitar Rp 63.000).
>>> Pasar Malam Jadi Penopang Ekonomi di Songpa District
Restoran ini bahkan menjadi bintang utama dalam proyek kolaborasi fine dining Festival Revitalisasi Kota Tua Busan.
Choryang Galbi: Iga Babi Bakar Arang
Masih di Distrik Dong, Choryang Galbi adalah tujuan barbekyu legendaris. Tempat ini terkenal dengan iga babi marinasi tradisional yang dipanggang di atas arang.