Xiaomi baru saja merilis MiMo Code V0.1.0, agen coding AI berbasis terminal yang bersifat open-source.
Produk ini dirancang untuk mengatasi masalah umum pada alat bantu pemrograman AI yang kerap kehilangan konteks saat digunakan dalam waktu lama.
>>> 4 HP RAM Besar dan Layar AMOLED Harga Pelajar untuk Semua Kebutuhan
MiMo Code merupakan pengembangan dari model MiMo-7B yang diperkenalkan pada 2025.
Jika sebelumnya hanya berupa model, kini hadir sebagai agen coding lengkap yang dapat membantu proyek perangkat lunak langsung dari terminal.
Alat ini dibangun di atas proyek OpenCode dan dirilis di bawah lisensi MIT. Pengembang bebas menggunakan, memodifikasi, dan mengembangkannya.
Secara bawaan, MiMo Code menyertakan akses gratis ke MiMo-V2.5, model AI multimodal terbaru Xiaomi. Pengguna juga dapat menghubungkan layanan pihak ketiga seperti DeepSeek, Kimi, dan GLM.
Sistem Memori Permanen
Salah satu fitur unggulan MiMo Code adalah sistem memori permanen. Sebagian besar asisten coding AI bergantung pada jendela konteks model.
Ketika jendela itu penuh, mereka mulai melupakan keputusan atau percakapan sebelumnya.
MiMo Code memiliki subagen latar belakang yang secara terus-menerus mengelola dan menyimpan konteks saat bekerja. Saat percakapan aktif mendekati batas, subagen secara otomatis memadatkan semuanya menjadi ringkasan terstruktur.
Dengan demikian, agen utama dapat melanjutkan tanpa kehilangan posisi.
Xiaomi juga menyertakan fitur /dream yang berjalan otomatis setiap tujuh hari.
Fitur ini meluncurkan agen pemeliharaan terpisah yang meninjau sesi lama dan file memori, menghapus duplikat, memverifikasi jalur file, dan mengompres semuanya menjadi penyimpanan memori jangka panjang yang diperbarui.
>>> OnePlus 15 Kini Dukung AirDrop untuk Berbagi File dengan iPhone