Penjualan karya sastra Korea yang diterjemahkan ke bahasa asing mencapai rekor 1,2 juta eksemplar pada 2025. Angka ini naik 228 eksemplar dibandingkan tahun sebelumnya.
Data dari Literature Translation Institute (LTI) of Korea menunjukkan bahwa penjualan tersebut berasal dari karya yang mendapat dukungan penerjemahan atau publikasi dari lembaga tersebut.
>>> Seoul Perpanjang Jam Operasi Balon Malam Hari, Permintaan Melonjak
Secara akumulasi, sebanyak 1.026 karya terjemahan dalam 40 bahasa terjual sekitar 3,6 juta eksemplar selama periode 2021-2025.
LTI menyebut pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap beragam genre sastra Korea, bukan hanya buku-buku terlaris. Hal ini menandai perluasan basis pembaca di luar negeri.
>>> Korea Selatan Catat 10,71 Juta Wisatawan Asing di Paruh Pertama 2026
Di antara buku terlaris, novel "We Do Not Part" karya Han Kang, peraih Nobel Sastra, terjual sekitar 300.000 eksemplar di 13 negara dalam periode 2023-2035.
>>> Korea Selatan Perketat Sanksi bagi Pelaku Pungli di Sektor Pariwisata
Sementara itu, "Welcome to the Hyunam-dong Bookshop" karya Hwang Bo-reum terjual 88.000 eksemplar, dan "The Second Chance Convenience Store" karya Kim Ho-yeon terjual 66.000 eksemplar.
