unique visitors counter
⌂ Beranda Lifestyle Korea Selatan Catat 10,71 Juta Wisatawan Asing di Paruh Pertama 2026

Korea Selatan Catat 10,71 Juta Wisatawan Asing di Paruh Pertama 2026

Korea Selatan Catat 10,71 Juta Wisatawan Asing di Paruh Pertama 2026
Ilustrasi: Korea Selatan Catat 10,71 Juta Wisatawan Asing di Paruh Pertama 2026
A A Ukuran Teks16px

Korea Selatan mencatatkan 10,71 juta kunjungan wisatawan asing pada semester pertama 2026, menurut data Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata yang dirilis Selasa (28/7).

Angka ini mendekati target tahunan pemerintah yang ambisius, yakni menarik lebih dari 22 juta wisatawan mancanegara sepanjang tahun ini.

>>> Korea Selatan Perketat Sanksi bagi Pelaku Pungli di Sektor Pariwisata

Lonjakan signifikan terjadi pada Juni 2026, dengan 1,99 juta wisatawan asing berkunjung, naik 23,1 persen dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Laporan dari Korea Culture and Tourism Institute memproyeksikan total kedatangan asing tahun ini mencapai 22 juta, meningkat 16,2 persen dari 2025.

Pasar Utama dan Diversifikasi

China menjadi pasar terbesar dengan 650.000 wisatawan pada Juni, disusul Jepang 350.000, dan Taiwan 220.000.

Negara-negara Asia Tenggara, Amerika, dan Eropa juga mencatat pertumbuhan, menunjukkan diversifikasi pasar yang sehat.

Bandara regional seperti Gimhae di Busan, Daegu, Jeju, dan Cheongju menerima 390.000 wisatawan asing pada Juni, naik 42,5 persen dari tahun lalu.

Belanja Wisatawan Capai Rekor

Belanja menggunakan kartu oleh wisatawan asing mencapai rekor 10,03 triliun won (sekitar Rp 115 triliun) pada semester pertama, tiga bulan lebih cepat dibandingkan capaian tahun lalu.

Survei kuartal kedua menunjukkan peningkatan kepuasan wisatawan dan minat lebih besar untuk menjelajahi destinasi di luar Seoul.

>>> Amal Clooney Sarap Sup Rumput Laut Korea untuk Jaga Berat Badan

Peran K-Culture dan Kebijakan

Kang Jung-won, kepala biro kebijakan pariwisata kementerian, mengatakan lonjakan ini berkat sinergi antara popularitas budaya pop Korea dan dukungan kebijakan.

"Pertumbuhan pesat pasar pariwisata inbound pada semester pertama adalah hasil dari daya tarik K-culture yang tak tergantikan, ditambah upaya bersama pemerintah dan industri pariwisata," ujar Kang.

D
Tim Redaksi
Penulis: Dwi Andini
📰 Update Terbaru
stikibot