unique visitors counter
⌂ Beranda Hiburan Terowongan Bawah Tanah Seoul yang Tertutup 40 Tahun Kini Jadi Venue Budaya K
Hiburan

Terowongan Bawah Tanah Seoul yang Tertutup 40 Tahun Kini Jadi Venue Budaya K

Terowongan Bawah Tanah Seoul yang Tertutup 40 Tahun Kini Jadi Venue Budaya K
Terowongan Bawah Tanah Seoul yang Tertutup 40 Tahun Kini Jadi Venue Budaya K
A A Ukuran Teks16px

Sebuah terowongan bawah tanah sepanjang 335 meter di pusat Seoul yang telah tertutup selama lebih dari empat dekade kini resmi dibuka sebagai K-Culture Station.

Terowongan yang menghubungkan Stasiun Euljiro 1-ga dan Stasiun City Hall di Jalur 2 Seoul Metro ini dibuka pada Senin (24/8) dengan pameran bertajuk "COSMOS".

>>> Illinois Tetapkan Hari BTS untuk Konser di Chicago

Pameran tersebut merupakan pameran media yang menandai peringatan 20 tahun grup K-pop BIGBANG.

Di dalam ruangan gelap, layar digital besar menampilkan potret digital berwarna para anggota BIGBANG, sementara mahkota kuning cerah yang menjadi simbol grup tersebut menyala di lantai hitam.

Pameran ini menampilkan sejarah dua dekade grup tersebut melalui cahaya, video, dan suara di 11 zona pengalaman yang menampilkan media art, projection mapping, hologram, dan layar interaktif.

Wali Kota Seoul Oh Se-hoon mengatakan bahwa ruang bawah tanah seluas 335 meter itu telah lama tertutup di bawah Stasiun City Hall, salah satu pusat transit tersibuk di kota.

"Pemerintah kota membukanya dengan aman, sementara sektor swasta menambahkan teknologi dan konten kreatif, mengubah tempat yang biasa dilalui komuter menjadi destinasi budaya yang layak dikunjungi," ujarnya.

Terowongan ini dibangun pada awal 1980-an sebagai bagian dari proyek penghubung stasiun kereta bawah tanah dengan elevasi berbeda, namun sebagian besar tidak digunakan.

Struktur beton, pilar, dan tata letak seperti terowongan sengaja dipertahankan untuk memberikan suasana industri yang mentah.

Inisiatif Fun Station

Transformasi ini merupakan bagian dari inisiatif "Fun Station" pemerintah kota Seoul yang bertujuan mengubah area bawah tanah yang kurang dimanfaatkan menjadi tempat yang menyenangkan dan berguna.

Proyek ini dimulai pada 2024 dengan Runner Station di Stasiun Yeouinaru di Jalur 5, di mana orang dapat berganti pakaian, menyimpan barang, dan bersiap untuk berlari.

📰 Update Terbaru