Serial orisinal Netflix 'Teach You a Lesson' telah menjadi fenomena global.
Drama ini mengikuti kisah Biro Perlindungan Hak Pendidikan Korea, sebuah satgas fiktif yang ditugaskan memulihkan ruang kelas yang hancur akibat ulah siswa dan orang tua bermasalah.
>>> Tips Memilih Laptop Kerja Terbaik: Panduan Praktis Agar Produktivitas Tetap Lancar
Menurut situs peringkat OTT global FlixPatrol, acara ini menduduki peringkat teratas di 44 negara pada Selasa lalu, termasuk Korea, Brasil, Chili, Prancis, Jerman, Jepang, Hong Kong, Singapura, dan Malaysia.
Sangat Relatable
Banyak penonton merasa drama ini sangat relevan dengan kondisi pendidikan di negara mereka.
Di media sosial, pengguna dari berbagai negara berbagi bahwa masalah yang diangkat dalam serial ini identik dengan yang mereka hadapi.
Seorang penonton asal Inggris di Reddit menulis, "Saya kira ini hanya cerita sederhana tentang pembully yang mendapat balasan, tetapi dialog, karakter, dan rasa keadilannya sangat relevan.
Meskipun acara Korea, setiap bagiannya terasa sepenuhnya relevan dengan Inggris."
Seorang mantan guru yang bekerja di daerah kurang mampu di Inggris juga berbagi, "Saya terkejut dengan perilaku beberapa anak!
Lebih parahnya, hampir mustahil mengeluarkan siswa yang benar-benar buruk. Ini jelas tidak terbatas pada negara Asia."
Park Ju-hyoung, profesor di Gyeongin National University of Education, mengatakan bahwa runtuhnya pendidikan publik yang digambarkan dalam drama—ditandai dengan penggunaan ponsel yang merajalela dan kekerasan di sekolah—sudah menjadi isu global.
"Di negara Barat, di mana hak siswa dan kebebasan individu sangat diutamakan, keruntuhan serupa telah terjadi sejak lama.
Inilah mengapa penggemar internasional merespons kuat terhadap cara acara ini menyelesaikan masalah melalui kekuatan institusional," jelasnya.
>>> The8 dan Vernon dari Seventeen Bentuk Unit Baru V8, Debut EP Bulan Ini
