BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) memberikan pandangan overweight untuk sektor perbankan. Rekomendasi ini muncul meskipun tekanan eksternal dan domestik belum sepenuhnya mereda.
Analis BRIDS, Victor Stefano, menyatakan bahwa pertumbuhan kredit investasi yang terus meningkat mampu menopang industri perbankan.
Hal ini terjadi di tengah perlambatan kredit konsumsi akibat lemahnya daya beli masyarakat.
Hingga April 2026, kredit investasi tercatat tumbuh sekitar 19% secara tahunan. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kredit konsumsi yang hanya tumbuh 5%–6% year on year.
"Pertumbuhan industri perbankan saat ini semakin didorong oleh kredit investasi.
Di sisi lain, pertumbuhan kredit konsumsi dan modal kerja memang melambat, namun total pertumbuhan kredit industri masih mampu bertahan di level 9,9% secara tahunan," ujar Victor dalam risetnya, Senin (6/7/2026).
Victor menambahkan, pergeseran komposisi kredit ini menunjukkan sektor perbankan tetap memiliki mesin pertumbuhan yang solid melalui pembiayaan investasi.