unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Iran Tutup Selat Hormuz hingga Batas Waktu Tak Ditentukan
News

Iran Tutup Selat Hormuz hingga Batas Waktu Tak Ditentukan

Kapal tanker di Selat Hormuz
AS-Iran Memanas, Jalur-Jalur Nadi Minyak Timteng Makin Tersendat
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Iran pada Sabtu (11/7) mengumumkan penutupan total Selat Hormuz.

Tehran menegaskan tidak akan mengizinkan satu pun kapal melintasi jalur strategis itu hingga campur tangan asing di kawasan dihentikan, demikian dilaporkan media pemerintah IRIB News.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah melepaskan tembakan peringatan ke arah sebuah kapal kargo yang nekat mencoba transit pada hari Sabtu.

Kapal itu mengabaikan serangkaian peringatan yang telah dikeluarkan sebelumnya.

Sebelum penutupan, Iran menuntut Amerika Serikat mengimplementasikan komitmen dalam kesepakatan terbaru sebelum pembicaraan lanjutan digelar.

Langkah ini menolak argumen Presiden AS Donald Trump yang bersikeras negosiasi bisa berjalan tanpa gencatan senjata.

Tehran menegaskan Washington wajib memenuhi syarat untuk menyelesaikan isu transit di Selat Hormuz serta menormalisasi ekspor minyak mentah Iran.

Ketegangan meningkat setelah Trump mengancam akan menghujani Iran dengan "1000 Rudal" jika ancaman pembunuhan terhadap dirinya diwujudkan.

AS menuntut Iran secara terbuka menyatakan seluruh jalur pelayaran di Selat Hormuz tetap dibuka dan berjanji tidak menyerang kapal sipil.

Pejabat senior Trump mengatakan Teheran akan menghadapi konsekuensi jika gagal memberikan jaminan.

Tuntutan itu muncul setelah beberapa hari serangan udara AS dan aksi balasan Iran yang mendorong kenaikan harga minyak sepanjang pekan ini.

Saat ini Iran menggelar upacara peringatan tiga hari untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei tewas dalam serangan ketika AS dan Israel memulai perang terhadap Iran pada akhir Februari. Putra sekaligus penerusnya, Mojtaba Khamenei, pada Sabtu menyerukan pembalasan atas kematian ayahnya.

"Sudah menjadi tugas kami yang pasti dan tidak dapat disangkal bahwa pembalasan ini harus dilakukan," tulisnya di platform X.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru