Memiliki nomor porsi haji tetapi belum mengetahui cara mengecek estimasi keberangkatan? Prosesnya kini lebih sederhana.
Cukup buka ponsel, masukkan nomor porsi, dan hasil estimasi langsung muncul.
Banyak calon jemaah menunggu bertahun-tahun tanpa mengetahui posisi antrean mereka. Rasa penasaran ini wajar, terutama ketika kerabat atau tetangga mendapat kabar berangkat lebih dulu.
Kementerian Haji dan Umrah kini mengelola data pendaftaran melalui portal resmi yang terintegrasi dengan sistem Arab Saudi.
Hal ini membuat data antrean lebih akurat dan minim selisih dibanding tahun sebelumnya.
Dengan mengetahui cara cek estimasi keberangkatan haji secara mandiri, calon jemaah dapat menyusun rencana keuangan, kesehatan, dan persiapan ibadah jauh-jauh hari.
Tidak perlu lagi bergantung pada informasi simpang siur di media sosial.
Apa Itu Estimasi Keberangkatan Haji?
Estimasi keberangkatan haji adalah perkiraan tahun berangkat calon jemaah ke Tanah Suci berdasarkan nomor porsi dan posisi dalam daftar tunggu nasional.
Angka ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kuota serta kebijakan pemerintah.
Nomor porsi adalah kode unik 10 digit yang diterbitkan setelah calon jemaah menyetor setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji di bank yang ditunjuk.
Semakin awal setoran dilakukan, biasanya semakin kecil nomor urut dalam antrean daerah.
Sejak awal 2026, sistem SISKOHAT milik pemerintah Indonesia telah tersambung langsung dengan platform Nusuk milik Arab Saudi.
Sinkronisasi ini membuat validasi data jemaah berjalan otomatis tanpa proses manual yang memakan waktu.
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Online via Haji.go.id
Cek estimasi keberangkatan haji online paling akurat dilakukan lewat portal resmi haji. go.
id yang dikelola Kementerian Haji dan Umrah. Calon jemaah cukup memasukkan nomor porsi pada kolom yang tersedia.
Berikut langkah-langkahnya: buka browser di HP atau laptop, akses situs haji. go.
id, pilih menu Estimasi Keberangkatan, masukkan 10 digit nomor porsi, centang verifikasi jika muncul, lalu klik cari.
Data yang muncul biasanya mencakup nomor porsi, nama jemaah, asal embarkasi, posisi antrean, dan estimasi tahun keberangkatan dalam kalender Masehi maupun Hijriah.
Catat atau simpan tangkapan layar sebagai arsip pribadi.
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Lewat Aplikasi Satu Haji
Aplikasi Satu Haji menjadi kanal digital resmi untuk memantau estimasi keberangkatan lewat ponsel.
Seluruh data layanan haji kini terpusat di aplikasi ini setelah pengelolaan beralih ke Kementerian Haji dan Umrah.
Langkah-langkahnya: unduh aplikasi Satu Haji dari Play Store atau App Store, buat akun menggunakan NIK dan nomor ponsel aktif, verifikasi lewat kode OTP, login, lalu pilih menu Estimasi Keberangkatan dan masukkan nomor porsi.
Kelebihan cara ini adalah kemudahan akses kapan saja tanpa harus membuka browser terpisah. Fitur notifikasi pada aplikasi juga membantu mengingatkan jemaah saat status berubah menjadi berhak lunas.
Cara Cek Estimasi Keberangkatan Haji Secara Offline
Bagi yang kurang nyaman dengan layanan digital, pengecekan offline tetap tersedia di kantor Kementerian Agama atau Kementerian Haji dan Umrah setempat.
Cara ini juga menjadi solusi ketika sistem online mengalami gangguan.
Langkah yang perlu disiapkan: siapkan bukti setoran awal BPIH atau fotokopi KTP, datangi kantor Kemenag atau Kemenhaj kabupaten/kota tempat mendaftar, sampaikan maksud untuk mengecek estimasi, dan minta salinan hasil pengecekan.
Cara offline ini juga dianjurkan bila ada kesalahan data seperti ejaan nama yang perlu dikoreksi langsung oleh petugas.
Faktor yang Membuat Estimasi Keberangkatan Bisa Berubah
Estimasi keberangkatan haji bukan tanggal pasti karena angkanya mengikuti tiga faktor utama: perubahan kuota nasional dari Arab Saudi, kebijakan prioritas jemaah lanjut usia, dan pertumbuhan jumlah pendaftar baru di daerah yang sama.
Mulai musim haji 1447 H, pemerintah menerapkan formula baru yang menyeragamkan masa tunggu nasional menjadi sekitar 26 tahun untuk seluruh provinsi.
Rumusnya dihitung dari proporsi daftar tunggu tiap provinsi dibagi total daftar tunggu nasional, dikalikan total kuota haji reguler.
Perubahan formula ini membuat posisi antrean di satu provinsi bisa bergeser relatif terhadap provinsi lain.
Oleh karena itu, dianjurkan untuk cek estimasi keberangkatan haji minimal dua kali dalam setahun.
Selain kuota, pembatalan dari jemaah lain di urutan atas juga bisa mempercepat posisi dalam antrean. Sebaliknya, lonjakan pendaftar baru di daerah padat penduduk cenderung memperlambat pergerakan nomor porsi.
Beda Estimasi Keberangkatan dan Status Berhak Lunas
Estimasi keberangkatan adalah perkiraan tahun berangkat berdasarkan posisi antrean, sedangkan berhak lunas adalah status aktif yang menandakan jemaah sudah masuk giliran dan wajib segera melunasi biaya haji.
Status berhak lunas biasanya hanya terbuka dalam jendela waktu terbatas.