Produsen ponsel asal India, Lava, mulai melakukan promosi sebelum memasuki pasar Inggris. Perusahaan ini membuat akun media sosial khusus untuk pengguna di Inggris.
Menariknya, tim pemasaran Lava menyindir Samsung untuk membangun antisipasi.
>>> 5 Monitor Gaming Terbaik di Bawah $200 Tahun 2026
Bio akun tersebut bertuliskan “Escape the SAMe cycle,” dengan kata “SAM” merujuk pada Samsung yang menguasai pangsa pasar besar di Inggris.
Sejauh ini, Lava telah mengunggah dua kiriman. Kiriman pertama menampilkan layar berantakan ikon aplikasi Samsung dengan keterangan bahwa kekacauan itu “jelas” bukan milik Anda.
Kiriman kedua memperlihatkan ponsel dengan tiga kamera belakang dan tulisan “Buying new shouldn’t feel so… SAMe.”
Ekspansi Global Lava
Inggris menjadi pasar utama pertama Lava untuk membangun merek global India. Managing Director Lava, Sunil Raina, sebelumnya mengonfirmasi masuknya perusahaan ke Inggris pada 2026.
Lava pernah menjual ponsel di Timur Tengah, Afrika, dan Amerika Latin, tetapi mundur untuk fokus di India.
>>> Jajak Pendapat: Apakah Anda Akan Membeli Nothing Phone (4b)?
Saat ini, perusahaan mengekspor ke Nepal dan Bangladesh dengan pangsa pasar yang signifikan.
Untuk Inggris, Lava diperkirakan mempertahankan strategi harga yang sukses di India, yaitu menjual ponsel di kisaran £300.
Raina mengatakan perusahaan tidak perlu mengejar segmen premium karena pertumbuhan di India berasal dari perangkat kelas menengah.
Lava belum mengumumkan ponsel mana yang akan diluncurkan pertama kali di Inggris. Baru-baru ini, perusahaan meluncurkan Agni 4 di India dengan chipset Dimensity dan asisten AI buatan sendiri.
>>> 5 Alternatif Terbaik Xiaomi 17T di Tahun 2026
Selain itu, Yuva Star 3 yang terjangkau menunjukkan pendekatan nilai yang sama dengan harga lebih rendah.
