OnePlus dikabarkan akan segera meninggalkan pasar Amerika Serikat dan Eropa.
Kabar ini muncul dari laporan WinFuture, yang menyebut OnePlus dan perusahaan induknya, Oppo, akan mengumumkan perubahan strategi besar pada pekan ini.
>>> Sony LinkBuds Clip Resmi Hadir di India, Harga Rp 18.990
Menurut laporan tersebut, OnePlus akan keluar dari pasar smartphone di Eropa dan AS. Sementara itu, Oppo akan memperluas kehadirannya untuk mengisi celah yang ditinggalkan, terutama di Eropa.
Rumor ini muncul setelah tahun yang penuh gejolak bagi OnePlus. Pada Januari lalu, spekulasi bahwa perusahaan akan tutup menyebar cepat secara daring, namun OnePlus membantahnya.
Sejak itu, beberapa laporan menyebut OnePlus tetap bisa mengurangi ambisi globalnya.
Salah satu tanda penarikan diri OnePlus sudah terlihat di Jerman. Toko daring OnePlus di Jerman kini hanya menjual OnePlus 15R.
Flagship terbaru OnePlus 15 dan lini Nord tidak lagi tersedia.
>>> Harga Smartphone Naik, Samsung Justru Bawa Galaxy A27 5G RAM 6GB/128GB yang Lebih Terjangkau
WinFuture melaporkan bahwa pelanggan di Italia, Spanyol, Prancis, Austria, Belgia, Belanda, Republik Ceko, Denmark, Swedia, dan Norwegia juga mengalami perubahan serupa.
Jika laporan ini akurat, ini akan menjadi salah satu perubahan terbesar bagi merek smartphone BBK Electronics di luar China.
OnePlus dikenal menawarkan perangkat kelas flagship dengan harga lebih rendah, lalu berekspansi ke ponsel premium, tablet, wearable, dan audio.
Penarikan dari dua pasar Barat terbesarnya akan menjadi perubahan arah yang dramatis. Hingga kini, OnePlus maupun Oppo belum mengonfirmasi rencana tersebut.
>>> Tak Lagi Sekadar Dengar Musik, OPPO Enco Air5 Series Kini Dibekali AI Translate dan ANC Cerdas
Jika pengumuman benar-benar terjadi pekan ini, publik tak perlu menunggu lama untuk mengetahui kebenaran rumor ini.

