unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Penonton Awal Film Kung Fu Soccer Stephen Chow Terpecah
Hiburan

Penonton Awal Film Kung Fu Soccer Stephen Chow Terpecah

Poster film Kung Fu Soccer Stephen Chow
Mengenal Karakter Utama Kung Fu Soccer: Shuangshuang, Yulong, dan Xu Feng
A A Ukuran Teks16px

Film terbaru Stephen Chow, Kung Fu Soccer, menuai ulasan yang kontras di kalangan penonton awal.

Film yang tayang perdana pada 11 Juli di China ini mendapat pujian karena nostalgia, namun tak sedikit yang kecewa.

Perbedaan penilaian ini muncul meski Kung Fu Soccer sukses secara komersial.

Film ini meraup lebih dari 455 yuan atau sekitar Rp1,2 triliun dalam dua hari pertama penayangannya di China.

Rating Awal dan Kritik

Global Times melaporkan bahwa rating awal film ini di Douban berada di angka 6,6 dari 10.

Angka moderat ini mencerminkan perdebatan sengit mengenai kualitas cerita, humor, dan teknis produksi.

Penonton yang kecewa menilai film yang dibintangi Zhang Xiaofei, Dilraba, dan Lay Zhang ini terlalu mendaur ulang formula Shaolin Soccer.

Alurnya dianggap repetitif dan efek visualnya ketinggalan zaman.

Seorang penonton, Lin Xiao, mengaku tidak puas karena visual mengecewakan, cerita berantakan, dan ia hampir tidak tertawa sepanjang film.

Kritik terhadap visual ini ironis karena laporan ThePaper.

cn menyebut film ini menggunakan lebih dari 1.200 bidikan efek visual dan teknologi mutakhir seperti motion-capture dan AI-rendering.

Namun, bagi sebagian penonton, teknologi tersebut gagal memberikan sentuhan magis yang orisinal.

Pujian dan Nostalgia

Di sisi lain, penonton yang menyukai film ini memuji keberanian Stephen Chow menggeser fokus narasi.

Kung Fu Soccer dianggap segar karena mengangkat tema solidaritas dan pertumbuhan karakter perempuan di lapangan hijau.

Penggemar setia juga menyambut humor absurd dan aksi teatrikal khas Chow yang membangkitkan memori masa muda. Beberapa bahkan menyatakan akan kembali membeli tiket untuk memberikan dukungan moral.

Analisis dan Prospek

Peneliti dari Communication University of China, Bu Xiting, menilai respons terbelah ini mencerminkan pergeseran standar ekspektasi penonton.

Di era AI, penonton menuntut kualitas produksi lebih tinggi, sehingga nostalgia saja tidak cukup.

Meski ulasan terpecah, film yang menampilkan kameo Carina Lau dan Takeru Satoh ini tetap menjadi magnet utama bioskop musim panas.

Mengandalkan momentum Piala Dunia 2026, film ini menguasai 48,2 persen slot penayangan nasional pada hari pertama.

Performa komersial yang masif membuktikan daya tarik nama Stephen Chow. Namun, keberlanjutan box office akan sangat bergantung pada testimoni dari mulut ke mulut.

Kung Fu Soccer akan tayang di bioskop Indonesia pada 12 Agustus.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru