Ancaman terbaru Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang membeli minyak Rusia berpotensi mempersulit negosiasi perdagangan antara Washington dan New Delhi.
Usulan tersebut mengejutkan para pejabat India karena masalah pembelian minyak Rusia oleh New Delhi telah dibahas selama negosiasi yang menghasilkan perjanjian perdagangan awal pada Februari.
>>> Ledakan Gudang Munisi Madiun, TNI AD Bentuk Tim Investigasi
Masalah ini belum muncul kembali dalam pembicaraan terbaru, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.
India belum menandatangani perjanjian awal tersebut setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif timbal balik Presiden Donald Trump.
>>> Polres Pandeglang Bongkar Jaringan Curanmor, 17 Motor Diamankan
New Delhi sedang mengupayakan syarat yang lebih menguntungkan daripada pesaing regionalnya sebelum melanjutkan proses tersebut.
Meskipun demikian, India kemungkinan tidak akan menanggapi RUU baru tersebut dengan kritik terbuka.
>>> Ledakan Gudang Amunisi Madiun: 1 Prajurit TNI Meninggal Dunia
Para sumber memperkirakan India akan terus menjalin hubungan dengan AS, memandang ketegangan saat ini sebagai fase transisi dalam hubungan bilateral yang lebih luas.

