Cuaca di Korea Selatan beberapa hari terakhir tidak menentu, dengan curah hujan rekor dan gelombang panas bergantian melanda semenanjung.
Dalam situasi ini, pria Korea mulai berharap pada G-Dragon, selebriti yang dikenal sebagai trendsetter mode, agar ia bisa membuat payung anti-UV menjadi populer.
>>> Zhang Yuan Kembali Aktif Setelah Dua Tahun Vakum Akibat Kontroversi
Peringatan gelombang panas parah pertama tahun ini dikeluarkan pada hari Minggu, diikuti oleh peringatan hujan lebat untuk wilayah metropolitan Seoul dan Provinsi Gangwon pada hari Selasa, dengan curah hujan lebih dari 50 milimeter per jam.
Sehari kemudian, Badan Meteorologi Korea meramalkan gelombang panas dan malam tropis lainnya, yaitu kondisi cuaca di mana suhu malam hari tidak turun di bawah 25 derajat Celcius antara pukul 18.00 dan 09.00 keesokan harinya.
Seoul diperkirakan mencapai 30 derajat Celcius pada siang hari, dengan kelembaban hingga 75 persen hingga malam hari.
Fenomena G-Dragon dan Payung Anti-UV
G-Dragon, pemimpin grup K-pop BIGBANG dan salah satu trendsetter mode paling terkenal di Korea, terlihat membawa payung anti-UV dalam penampilan di YouTube.
Komentar di bawah prakiraan cuaca YouTube dipenuhi dengan seruan agar G-Dragon menggunakan payung anti-UV.
Selebriti ini telah memantapkan dirinya sebagai trendsetter mode yang dikenal mempopulerkan gaya gender-netral, termasuk syal dan jaket tweed.
Seruan setengah bercanda agar ia membawa payung anti-UV mengikuti logika sederhana: Jika G-Dragon mulai menggunakannya, payung anti-UV akan menjadi tren dan orang-orang dari segala usia dan gender akan merasa nyaman membawanya.
Meme ini dimulai pada tahun 2024, ketika gelombang panas memecahkan rekor melanda negara itu dan kiat menghindari sinar ultraviolet banyak dibagikan secara online.
