Film terbaru Stephen Chow, Kung Fu Soccer, menuai kecaman keras dari Korea Selatan. Sejumlah adegan dinilai mengejek dan menyudutkan tim nasional sepak bola putri Korea Selatan.
Kontroversi dipicu oleh kemunculan tim bernama Ewha Women's Soccer Team. Nama itu dinilai merujuk langsung pada Ewha Womans University di Seoul.
Dalam pertandingan melawan tokoh utama, tim Korea digambarkan sering melakukan pelanggaran berat dan taktik licik. Adegan tersebut juga muncul di trailer film.
Penggambaran stereotipe negatif terlihat saat pemain Korea memakai lensa kontak bulat besar. Mereka juga digambarkan terlalu fokus pada make-up saat bertanding.
The Korea Herald melaporkan dialog bahasa Korea sengaja dibuat dengan gaya canggung dan berlebihan. Hal ini menambah kemarahan publik Korea.
Kritik dari Akademisi
Profesor Seo Kyung-duk dari Sungshin Women's University melayangkan kritik tajam. Ia menegaskan penggambaran buruk itu bisa memperkuat kesalahpahaman global terhadap budaya Korea.
Seo mengaitkan insiden ini dengan film pendek Fly! Light on the Ice saat Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022.
Saat itu atlet Korea juga digambarkan sering melakukan pelanggaran.
Ia mendesak tim produksi Kung Fu Soccer untuk mengoreksi adegan kontroversial sebelum distribusi internasional. Film dijadwalkan rilis di luar negeri bulan depan.
Gelombang protes ini membayangi kesuksesan komersial sekuel Shaolin Soccer tersebut.
Sejak rilis di China pada 11 Juli, film ini meraup lebih dari 600 juta yuan atau sekitar Rp1,3 triliun dalam tiga hari.