Fosil tulang kaki bayi Tyrannosaurus Rex yang ditemukan di Royal Saskatchewan Museum, Kanada, mengungkap fakta mengejutkan: bayi T.
Rex sudah menjadi predator aktif sejak menetas.
>>> Apple Siap Luncurkan Program Upgrade dengan Cicilan hingga 36 Bulan
Nicholas Longrich dari University of Bath menemukan tulang metatarsal tersebut dalam koleksi museum yang belum pernah diteliti sebelumnya.
Ia kemudian menghubungi Eric Snively dari Oklahoma State University, ahli anatomi Tyrannosaurus dewasa.
Bukti dari Tulang Kaki
Pemindaian CT scan menunjukkan fosil tersebut tidak memiliki cincin pertumbuhan, menandakan usia di bawah satu tahun.
Di dalam tulang, ditemukan jaringan pembuluh darah dan sel yang saling terhubung, menandakan pertumbuhan pesat.
"Kami menemukan saluran di tulang yang menunjukkan bahwa mereka dengan cepat keluar dari sarang dan berlarian," ujar Snively.
>>> Asus Rilis Monitor Esports ROG Strix XG259QNSR Ace dengan Refresh Rate 420Hz
Struktur anatomi ini menjadi bukti mobilitas tinggi sejak dini.
Perilaku Berburu Sejak Bayi
Selain anatomi kaki, bukti keausan gigi menunjukkan bayi T. Rex tidak menunggu makanan dari induknya.
Mereka sudah mampu menghancurkan tulang mangsa berukuran besar yang ditangkap sendiri.
"Bayi-bayi ini sudah menghancurkan tulang mangsa mereka, sama seperti T. rex dewasa," kata Snively.
Ia menambahkan bahwa predator ini berbahaya bahkan saat ukurannya sebesar kucing rumahan.
>>> Akuisisi Warner Bros. Discovery oleh Paramount Skydance Ditunda Hakim
"Tyrannosaurus tidak pernah aman untuk didekati pada ukuran berapa pun. Bayi-bayinya sudah keluar dari sarang dan aktif membunuh mangsa," tegas Snively.
