Samsung kembali menghadirkan inovasi di pasar ponsel lipat dengan merilis Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra.
Kedua perangkat ini memiliki pendekatan berbeda terhadap faktor bentuk foldable.
>>> HMD Rilis Nokia 123 Shield, Ponsel Fitur Tahan Air dan Debu Termurah
Galaxy Z Fold8 hadir dengan layar cover 5,5 inci berasio 16:10 yang lebih pendek namun lebih lebar dibandingkan layar cover 6,5 inci 21:9 pada Z Fold8 Ultra.
Rasio ini mendekati format 16:9 yang banyak digunakan video online dan cocok untuk gaming.
Sementara itu, layar utama Z Fold8 berukuran 7,6 inci dengan rasio 4:3, ideal untuk konten berbasis teks seperti dokumen, situs web, atau buku.
Foto default juga menggunakan rasio 4:3, sehingga cocok.
Z Fold8 Ultra memiliki layar utama 8,0 inci dengan rasio 11:10 yang dirancang untuk multitasking.
Layar persegi ini memungkinkan pembagian ruang antar aplikasi secara efisien, meskipun untuk video terjadi letterboxing yang cukup besar.
Dimensi dan Bobot
Galaxy Z Fold8 memiliki lebar 81,9 mm, membuatnya lebih lebar dari Z Fold8 Ultra yang hanya 72,8 mm.
Ketebalan Z Fold8 mencapai 9,7 mm, sedangkan Ultra lebih ramping di 8,9 mm.
Z Fold8 adalah ponsel terpendek yang pernah ditangani GSMArena dalam waktu lama, dengan tinggi 123,9 mm.
Bobotnya 201 gram, lebih berat dari ponsel mini pada umumnya seperti Galaxy S26+ yang 190 gram.
Z Fold8 Ultra memiliki tinggi 158,4 mm, sama dengan Galaxy S26+. Bobotnya 215 gram, hanya satu gram lebih berat dari S26 Ultra.
Baterai dan Pengisian Daya
Samsung akhirnya mengadopsi baterai Silicon-Carbon, memungkinkan peningkatan kapasitas pada Z Fold8 Ultra menjadi 5.000 mAh. Ini naik signifikan dari 4.400 mAh pada Z Fold7.
