Kecelakaan maut beruntun terjadi di turunan Jembatan Kembang Kerep, Kembangan, Jakarta Barat, pada Sabtu, 5 September 2026.
Insiden yang melibatkan tiga unit mobil dan satu sepeda motor ini merenggut nyawa tiga orang dari satu keluarga.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP M Adiel Aristo, membenarkan bahwa seluruh korban tewas berasal dari keluarga yang sama.
"Sebanyak tiga orang (korban meninggal satu keluarga)," kata Adiel saat dikonfirmasi, Senin, 7 September 2026.
Pengendara motor, Andi Prasetyo (40), meninggal dunia di RS Hermina Daan Mogot setelah mengalami luka berat di kepala.
Sementara itu, istri dan putrinya, Yeni Sumarti (39) dan Zeline Zakeisha (7), tewas seketika di lokasi kejadian sebelum sempat mendapat pertolongan medis.
Selain korban jiwa, empat orang penumpang dan pengemudi mobil mengalami luka-luka di bagian dada serta leher akibat kecelakaan tersebut.
Kronologi Kecelakaan Maut
Peristiwa bermula saat sebuah minibus BYD melaju kencang dari arah selatan menuju utara. Kendaraan tersebut kemudian menghantam Toyota Kijang Innova di depannya, memicu efek domino.
Dorongan keras membuat Innova menyundul Toyota Fortuner hingga oleng ke kanan dan menyapu sepeda motor Honda Vario di sampingnya.
"Sehingga kendaraan Fortuner oleng ke kanan dan body samping kirinya menghantam sepeda motor Honda Vario B 4915 BCD yang dikendarai Andi Prasetyo, usia 40 tahun, yang berada di samping kirinya," ujar Adiel.
