unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Fajar Novario, Desainer Muda di Balik Logo HUT ke-81 RI
Hiburan

Fajar Novario, Desainer Muda di Balik Logo HUT ke-81 RI

Fajar Novario, desainer grafis pencipta logo HUT ke-81 RI
Fajar Novario, Desainer Muda di Balik Logo HUT ke-81 RI
A A Ukuran Teks16px

Logo HUT ke-81 RI tahun 2026 ternyata lahir dari tangan Fajar Novario, desainer grafis asal Sumatera Barat.

Pria berusia 28 tahun ini merupakan alumni Desain Komunikasi Visual Universitas Negeri Padang dan memimpin Auman Design Bureau.

Fajar mengaku bangga hasil rancangannya terpilih sebagai logo resmi perayaan kemerdekaan.

"Perasaannya melihat logo hasil desain dimana-mana? Pasti senang dan bangga.

Pasti bangga lah ya. Senang sekali," kata Fajar.

Perjalanan Menciptakan Logo

Sayembara pembuatan logo HUT RI ke-81 merupakan yang pertama kali diikuti Fajar.

Ia dan tim hanya punya waktu sekitar empat hingga lima minggu untuk menyelesaikan desain.

Setiap minggu ada tahapan check point yang diawasi asosiasi desain grafis dan pihak Istana.

Prosesnya panjang, dengan 20 bentuk visual logo yang disiapkan sebelum menemukan bentuk final.

"Untuk desainnya sendiri alternatif yang kita berikan itu ada beberapa. Sekitar 20 logo.

Tapi secara konsep itu kami mengajukan ada 3 konsep, 3 konsep ini masing-masing kami memberikan alternatif," katanya.

Makna di Balik Logo

Fajar menjelaskan logo HUT ke-81 RI tidak hanya bermakna dari bentuk angka, tetapi juga mengandung pemaknaan ganda.

Bentuk angka delapan yang saling menopang menggambarkan gotong royong antarlapisan masyarakat.

Angka delapan dan satu yang terhubung memiliki makna satu tujuan yang sama.

Tim sengaja menggunakan ambiguitas agar masyarakat bisa memiliki interpretasi masing-masing.

"Jadi kami mengambil ambiguitas dari logo, kami mengambil pemaknaan ganda dari logo tadi, sehingga masyarakat bisa melakukan self-claim terhadap logonya," ujarnya.

Contohnya, bentuk angka delapan bisa menyerupai motif tertentu di Kalimantan atau mengingatkan pada motif budaya lain.

"Saya harapannya masyarakat bisa proaktif dalam melihat tersebut, seperti motif tongkrongan, seperti lihat angka delapan itu mirip dengan itiak pulang petang.

Di daerah lain punya motif yang mirip juga," katanya.

Logo rancangan Fajar memadukan keberagaman Indonesia, terinspirasi dari para founding father.

Tim melakukan riset dari Sabang sampai Merauke dan menemukan beberapa motif yang muncul.

"Nah, dari karakter-karakternya tadi itu, kami mencoba untuk membikin atau merancang desain, yang kemudian desain itu bisa dilihat sama teman-teman juga di mana-mana, terkait desain HUT ke-81 kami," jelas Fajar.

Logo merupakan media komunikasi untuk menyampaikan pesan, harapan, dan doa atas tema yang diangkat.

"Masyarakat tentu bebas mengartikan atau memberi reaksi atas logo tersebut. Namun pada dasarnya, konsep yang disertakan adalah untuk rakyat dan atas kedaulatan rakyat," katanya lagi.

Ia berharap terpilihnya logo ini menjadi batu loncatan bagi ekosistem desain grafis di Sumatera Barat.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru