unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Kursi Premium IMAX Dongkrak Box Office Musim Panas Korea
Hiburan

Kursi Premium IMAX Dongkrak Box Office Musim Panas Korea

Penonton menonton film di bioskop IMAX Korea
Kursi Premium IMAX Dongkrak Box Office Musim Panas Korea
A A Ukuran Teks16px

Penonton film di Korea kini lebih selektif dalam mengeluarkan uang untuk menonton di bioskop.

Pengalaman sinema kelas atas, terutama layar raksasa IMAX, menjadi pendorong utama kebangkitan box office musim panas.

Data CJ CGV, jaringan bioskop terbesar di Korea, menunjukkan jumlah penonton nasional mencapai sekitar 9,55 juta pada 29 Juli hingga 9 Agustus.

Angka ini merupakan yang tertinggi sejak 2019 dan melonjak 45,6 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Penonton kini lebih memilih bioskop berteknologi tinggi yang menawarkan pengalaman sepadan dengan harga tiket.

Data Korean Film Council menunjukkan film Hollywood 'Spider-Man: Brand New Day' dan 'The Odyssey' menguasai lebih dari 80 persen pendapatan box office selama liburan puncak.

Tingkat okupansi kursi untuk layar premium mencapai 70-80 persen. Harga tiket yang tinggi mengubah cara penonton menonton film, dari satu judul menjadi pengalaman multiscreen.

Dampak pada Penonton dan Pasar

Data CGV menunjukkan 11,3 persen penonton menonton film lebih dari sekali, dan 56,8 persen dari mereka menonton 'Spider-Man' dan 'The Odyssey'.

Hampir separuh penonton yang menonton ulang memilih layar khusus, dan 15,7 persen menonton 'Spider-Man' lagi dalam format berbeda untuk membandingkan pengalaman visual.

Tingginya permintaan layar IMAX memicu calo tiket untuk kursi premium.

Di platform barang bekas, kursi premium di CGV Yongsan dijual hingga 100.000 won (sekitar Rp1,2 juta), lima kali lipat harga tiket normal yang berkisar 17.000-21.000 won.

Dominasi film Hollywood di bioskop berkeuntungan tinggi juga mendesak film domestik beranggaran menengah. Film Korea seperti 'Okay!

Madam: Bon Voyage' dan 'OK Madam 2' kesulitan mendapatkan jam tayang utama.

Kekhawatiran muncul di kalangan distributor lokal bahwa konsentrasi penonton pada beberapa film spektakuler akan menyisakan sedikit ruang bagi cerita domestik menjelang musim gugur.

Menghadapi tekanan ini, distributor domestik memindahkan film besar mereka ke musim gugur, menargetkan liburan Chuseok akhir September.

Film yang dinanti antara lain drama sejarah 'The Assassin(s)', sekuel waralaba 'Tazza: The Song of Beelzebub', remake komedi lokal 'The Intern', dan film aksi 'Reawaken Man: The Red'.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru