Xiaomi mulai membuka gambaran perangkat yang akan mendapatkan efek antarmuka baru bernama Soft Light Glass di HyperOS 4.
Perusahaan telah mengungkap daftar perangkat yang direncanakan menerima fitur tersebut.
>>> Niu Lai Raup Rp48,7 M Usai Dirujak, Tantang Spider-Man di China
Untuk tahap awal, daftar tersebut ditujukan untuk perangkat Xiaomi di pasar China. Namun, ada kabar baik bagi pengguna global.
Xiaomi menentukan dukungan fitur berdasarkan kemampuan perangkat keras, terutama chipset, bukan semata-mata wilayah pemasaran.
Perangkat global dengan spesifikasi setara berpeluang mendapatkan efek Soft Light Glass melalui pembaruan HyperOS 4.
Terinspirasi dari Liquid Glass Apple
Secara tampilan, Soft Light Glass memiliki konsep yang mengingatkan pada Liquid Glass milik Apple. Antarmuka ini mengandalkan efek transparansi, pencahayaan, serta elemen visual yang lebih hidup.
Namun, perubahan ini bukan sekadar kosmetik. Di baliknya terdapat proses rendering grafis dan efek pencahayaan interaktif yang membutuhkan kemampuan pemrosesan tinggi.
>>> Air Mata Vin Diesel Saat Baca Naskah Fast Forever, Produksi Dimulai Desember 2026
Oleh sebab itu, Xiaomi tidak langsung memberikan Soft Light Glass kepada seluruh perangkat yang menjalankan HyperOS 4. Kemampuan chipset menjadi faktor utama penentu kelancaran efek visual tersebut.
Tidak Semua HP Langsung Mendapatkannya
Pada tahap beta, Soft Light Glass belum tersedia untuk semua perangkat di ekosistem HyperOS 4. Xiaomi masih melakukan optimasi agar tampilan baru bekerja stabil tanpa membebani sistem.
Pada fase beta pertama, dukungan diberikan kepada perangkat dengan Snapdragon 8 Elite atau lebih tinggi, MediaTek Dimensity 9500 atau lebih tinggi, serta chip Xring O1 atau generasi di atasnya.
Kebijakan ini masuk akal karena efek visual kompleks membutuhkan kemampuan GPU dan CPU memadai. Jika dipaksakan pada perangkat rendah, animasi bisa kurang mulus atau konsumsi daya meningkat.
>>> Taiwan Pilih A Foggy Tale untuk Oscar 2027, Kisahkan Teror Putih
Namun, Xiaomi tampaknya tidak ingin membatasi fitur tersebut hanya untuk ponsel terbaru.
