Instagram memperluas sistem perlindungan untuk pengguna remaja. Kini, orang tua yang mengaktifkan fitur pengawasan akan mendapat notifikasi ketika anak melakukan pencarian sensitif.
Fitur ini dirancang untuk memberi tahu orang tua jika aktivitas pencarian remaja menunjukkan indikasi bahwa mereka mungkin membutuhkan dukungan.
>>> Honor Turbo 5G Resmi di Indonesia, Baterai 8.560mAh Jadi Andalan
Di Indonesia, notifikasi mulai diberikan kepada orang tua yang mengaktifkan parental supervision pada akun remaja.
Pemberitahuan muncul ketika Instagram mendeteksi upaya pencarian berulang mengenai topik sensitif yang berkaitan dengan bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri dalam waktu singkat.
Cara Kerja Notifikasi Orang Tua
Orang tua dan remaja yang telah menggunakan fitur pengawasan akan mendapat pemberitahuan mengenai sistem notifikasi baru tersebut.
Instagram kemudian mengirimkan peringatan apabila remaja beberapa kali mencoba mencari istilah atau ungkapan yang berkaitan dengan tindakan menyakiti diri sendiri dalam rentang waktu relatif singkat.
Sistem tidak hanya mempertimbangkan satu kata tertentu.
Aktivitas yang dipantau dapat mencakup istilah yang mengindikasikan keinginan untuk menyakiti diri sendiri maupun kata-kata yang secara jelas berkaitan dengan topik tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari pengembangan Akun Remaja yang sebelumnya telah dilengkapi sejumlah pembatasan untuk mengurangi kemungkinan anak terpapar konten berbahaya.
Menurut keterangan Instagram, sebagian besar remaja tidak menggunakan platform untuk mencari konten berkaitan dengan bunuh diri atau menyakiti diri.
>>> AGM Pad 3 Compact Diumumkan, Tablet Kokoh untuk Aktivitas Outdoor
Namun, ketika pola pencarian seperti itu muncul berulang kali, sistem akan mengambil langkah tambahan.
Pencarian terkait topik tersebut pada dasarnya sudah dibatasi oleh Instagram.
Alih-alih menampilkan hasil pencarian, platform akan mengarahkan pengguna menuju panduan serta layanan bantuan yang dianggap dapat membantu mereka menghadapi masa sulit.
Kini, perlindungan tersebut diperluas dengan melibatkan orang tua.
Dengan adanya notifikasi, orang tua diharapkan tidak hanya mengetahui aktivitas sensitif, tetapi juga memperoleh bekal untuk merespons situasi secara lebih tepat.
Instagram menyediakan materi dari para ahli yang dapat digunakan sebagai panduan ketika orang tua ingin membuka percakapan dengan anak.
Pendekatan ini menarik karena fokus perlindungannya tidak hanya berada di sisi teknologi.
>>> Xiaomi Luncurkan Smart Door Lock 5C: Keamanan Berlapis, Baterai Tahan 12 Bulan
Instagram juga mencoba menjadikan orang tua sebagai bagian dari sistem dukungan ketika aktivitas anak menunjukkan tanda-tanda yang perlu diperhatikan.
