Personel Satgas Darat Karhutla Lanud Sjamsudin Noor berjaga siang dan malam di kawasan Guntung Damar, Landasan Ulin, Banjarbaru. Mereka mengamankan pompa air dan perlengkapan pemadaman bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang disiapkan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.
Pengamanan dilakukan selama 24 jam secara bergantian. Personel dibagi dalam dua shift, pagi dan malam, agar peralatan yang ditempatkan di Embung Jokowi tetap terjaga dan siap digunakan ketika dibutuhkan.
Pompa Air Disiapkan untuk Tiga Zona Karhutla
Peralatan bantuan yang berada di Embung Jokowi terdiri atas pompa air beserta sejumlah perlengkapan pendukung pemadaman. Alat berat juga disiagakan untuk membantu membuka sekaligus memperlancar jalur menuju lokasi penanganan Karhutla.
Pembukaan akses diperlukan agar truk dan kendaraan pengangkut air lebih mudah mencapai area yang membutuhkan suplai air. Dukungan tersebut terutama diarahkan ke tiga wilayah yang saat ini mendapat perhatian dalam operasi penanganan kebakaran.
Ketiga wilayah itu adalah Zona Guntung Damar, Zona Hutan Lindung Liang Anggang, dan Zona Pangayuan. Pompa serta akses kendaraan yang tersedia diharapkan mempercepat distribusi air menuju titik-titik pemadaman di masing-masing zona.
Personel Lanud Sjamsudin Noor bertugas memastikan seluruh peralatan tetap berada dalam kondisi aman. Penjagaan akan berjalan selama status tanggap darurat Karhutla di Kalimantan Selatan masih diberlakukan.
Personel Berjaga hingga Malam Hari
Tugas tidak berhenti ketika malam tiba. Personel yang mendapat giliran shift malam tetap berada di lokasi untuk menjaga pompa dan perlengkapan lain yang sewaktu-waktu dapat digunakan dalam operasi pemadaman.
Keberadaan personel di Embung Jokowi juga memastikan kesiapan peralatan ketika suplai air dibutuhkan. Dengan demikian, perlengkapan yang sudah ditempatkan di lapangan dapat segera digerakkan tanpa menunggu proses pengamanan tambahan.
Selain menjaga peralatan, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor tetap terlibat dalam penanganan Karhutla bersama unsur terkait serta masyarakat di sekitar wilayah terdampak. Operasi berlangsung di tengah ancaman kebakaran lahan dan kabut asap yang menyertai kejadian Karhutla.
Akses Kendaraan Air Ikut Diperlancar
Penggunaan alat berat menjadi bagian lain dari dukungan operasi di lapangan. Peralatan tersebut digunakan untuk memperbaiki akses sehingga kendaraan pembawa air dapat bergerak lebih mudah menuju area yang memerlukan pemadaman.
Ketersediaan jalur menjadi penting karena distribusi air bergantung pada kemampuan kendaraan menjangkau titik yang dituju. Pompa bantuan kemudian mendukung suplai air untuk operasi di Guntung Damar, Hutan Lindung Liang Anggang, dan Pangayuan.
Penanganan di lapangan turut melibatkan relawan dan masyarakat di sekitar titik api. Personel, peralatan pemadaman, kendaraan pengangkut air dan dukungan masyarakat dikerahkan untuk membantu mengendalikan kebakaran serta mengurangi dampak kabut asap terhadap warga.
Pengamanan pompa dan perlengkapan bantuan akan dilanjutkan sampai status tanggap darurat Karhutla Kalimantan Selatan berakhir. Selama periode tersebut, personel Lanud Sjamsudin Noor tetap disiagakan bergantian agar kebutuhan peralatan untuk operasi pemadaman dapat segera dipenuhi.
