unique visitors counter
⌂ Beranda News Pertemuan Puncak di Hambalang: Prabowo Panggil Panglima TNI dan Mendikti, Bahas Rekrutmen Suku Dayak hingga Mitigasi Karhutla
News

Pertemuan Puncak di Hambalang: Prabowo Panggil Panglima TNI dan Mendikti, Bahas Rekrutmen Suku Dayak hingga Mitigasi Karhutla

Pertemuan Puncak di Hambalang: Prabowo Panggil Panglima TNI dan Mendikti, Bahas Rekrutmen Suku Dayak hingga Mitigasi Karhutla
Prabowo: Digitalisasi Bansos Tekan Biaya dan Percepat Verifikasi
A A Ukuran Teks16px

Suasana kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, tampak berbeda dan penuh dinamika pada Sabtu (29/8/2026) sore hingga malam hari. Bukan sekadar pertemuan koordinasi biasa, ajang silaturahmi ini bertransformasi menjadi ruang strategi nasional yang krusial. Presiden secara khusus memanggil sejumlah pejabat tinggi negara untuk membahas sederet isu strategis yang menyentuh langsung hajat hidup masyarakat, mulai dari inklusivitas rekrutmen prajurit hingga percepatan penanganan bencana alam di berbagai penjuru Nusantara.

Pertemuan tertutup yang penuh substansi ini diabadikan dan diunggah melalui akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, memberikan transparansi kepada publik mengenai agenda prioritas pemerintahan. Dalam unggahan tersebut, terlihat deretan pejabat kunci yang hadir memenuhi panggilan Kepala Negara, menandakan urgensi dari topik yang akan dibahas.

Deretan Pejabat Tinggi Negara Hadiri Panggilan Strategis

Berdasarkan keterangan resmi yang dilansir dari Sekretariat Kabinet (Setkab) pada Minggu (30/8/2026), pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran petinggi TNI dan menteri terkait. Di antara mereka yang tampak hadir adalah Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, para Kepala Staf Angkatan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Turut hadir pula Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet, yang memastikan setiap arahan presiden dapat langsung diterjemahkan menjadi kebijakan teknis yang dapat dieksekusi oleh kementerian dan lembaga terkait. Kehadiran Mendikti dalam forum yang didominasi isu pertahanan dan keamanan ini memberikan sinyal menarik, bahwa pendekatan sains dan teknologi menjadi bagian integral dari solusi masalah nasional, termasuk dalam penanganan bencana.

Terobosan Inklusivitas: Penyesuaian Syarat Rekrutmen Suku Dayak

Salah satu poin paling menonjol dan menyentuh dari pertemuan ini adalah pembahasan mengenai penyesuaian syarat terkait perekrutan suku Dayak pedalaman yang ingin mengabdikan diri menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata kehadiran negara di wilayah pelosok dan penghargaan terhadap semangat nasionalisme yang tinggi dari masyarakat adat.

📰 Update Terbaru