Randall Hartolaksono menjadi sorotan setelah penemuannya tentang pemanfaatan kulit singkong untuk teknologi pemadam api dikembangkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Penelitian yang awalnya ditujukan untuk kebutuhan berbeda justru membawanya pada temuan yang kemudian dikembangkan menjadi teknologi pemadam api.
Kini, ketika pemanfaatan bahan berbasis kulit singkong kembali dikaitkan dengan upaya penanganan karhutla, perjalanan Randall Hartolaksono kembali menarik perhatian publik.
Lantas, Randall Hartolaksono sebenarnya lulusan mana dan bagaimana perjalanan pendidikan hingga penemuannya dikenal luas?
Riwayat Pendidikan Randall Hartolaksono
Dilansir dari situs resmi Balai Teknologi Komunikasi Pendidikan (Balai Tekkomdik) Daerah Istimewa Yogyakarta, Randall Hartolaksono lahir di Surabaya pada 16 Maret 1956.
Ia menempuh pendidikan menengah di SMA Pangudi Luhur Jakarta.
Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, Randall sempat melanjutkan studi di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti.
Namun, perjalanan pendidikannya kemudian berubah. Pada usia 18 tahun, Randall memutuskan melanjutkan pendidikan ke London untuk mendalami bidang Teknik Mesin.
Selama berada di London, Randall menempuh pendidikan di University of London.
Dia berhasil memperoleh gelar BSc dan MSc di bidang Mechanical Engineering atau Teknik Mesin.
Perjalanan Karier dan Penemuan
Setelah menyelesaikan pendidikannya di London, Randall Hartolaksono kembali ke Indonesia dan mengembangkan berbagai penelitian.
Penemuannya tentang kulit singkong sebagai bahan pemadam api berawal dari riset yang awalnya ditujukan untuk kebutuhan lain, namun kemudian diaplikasikan untuk penanganan karhutla.
Kini, teknologi tersebut terus dikembangkan dan menjadi sorotan publik.