unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Dewa Kuno di Dunia Baru: Rekomendasi K-Folk Horror Usai Nonton 'Salmokji'
Hiburan

Dewa Kuno di Dunia Baru: Rekomendasi K-Folk Horror Usai Nonton 'Salmokji'

Poster film The Wailing (2016) bergaya horor rakyat Korea
Poster film The Wailing (2016) bergaya horor rakyat Korea
A A Ukuran Teks16px

Film horor Korea "Salmokji" baru-baru ini menembus 3 juta tiket terjual. Ini menjadikannya salah satu film horor Korea paling sukses di box office.

Dalam film tersebut, kru kamera pergi ke Salmokji—waduk nyata di Yesan County, Chungcheong Selatan. Mereka hendak mengambil ulang foto jalan, tetapi justru terjebak dan diburu hantu air.

Dengan latar pedesaan terpencil, hantu yang tercatat dalam sejarah, dan citra perdukunan, "Salmokji" menyajikan masterclass horor rakyat Korea.

Subgenre ini berfokus pada kutukan dan roh tradisional Korea, kadang hidup berdampingan atau bertentangan dengan kepercayaan agama baru.

Berikut daftar tontonan K-folk horror yang bisa Anda nikmati setelah menonton "Salmokji".

1. The Wailing (2016)

Dalam "The Wailing" yang ditulis dan disutradarai Na Hong-jin, desa terpencil Goksung mengalami rentetan pembunuhan brutal oleh penduduk.

Seorang polisi setempat berusaha menyelamatkan keluarganya dari kutukan misterius.

Film ini memadukan unsur perdukunan, Kristen, dan mitologi Jepang. Hasilnya adalah horor psikologis yang mencekam dan penuh teka-teki.

2. The Mimic (2017)

"The Mimic" berkisah tentang seorang wanita yang menemukan seorang gadis misterius di pegunungan. Gadis itu ternyata adalah gumiho—rubah berekor sembilan yang bisa berubah wujud.

Film ini mengeksplorasi cerita rakyat Korea tentang roh peniru. Suasana pegunungan berkabut menambah ketegangan yang perlahan merayap.

3. Gonjiam: Haunted Asylum (2018)

Meski berlatar rumah sakit jiwa terbengkalai, "Gonjiam" tetap menyentuh elemen folk horror melalui ritual dan arwah penasaran.

Sebuah tim YouTuber masuk ke rumah sakit angker itu untuk siaran langsung.

Film ini menggunakan format found footage yang membuat pengalaman menonton semakin imersif. Ketakutan datang dari hal-hal tak terlihat yang berakar pada kepercayaan lokal.

4. The Cursed (2020)

"The Cursed" adalah drama horor tentang seorang gadis yang bisa mengutuk orang melalui aplikasi ponsel. Kutukan itu terkait dengan roh leluhur dan praktik perdukunan.

Serial ini menggabungkan teknologi modern dengan kepercayaan kuno. Konflik antara dunia digital dan roh tradisional menjadi daya tarik utamanya.

5. The 8th Night (2021)

"The 8th Night" mengisahkan peti kuno yang berisi roh jahat terbangun setelah ribuan tahun. Seorang biksu dan seorang pemburu roh harus bekerja sama untuk menghentikannya.

Film ini sarat dengan simbolisme Buddha dan mitologi Korea. Atmosfer gelap dan tegang membuatnya layak ditonton bagi penggemar folk horror.

Itulah beberapa rekomendasi K-folk horror yang bisa Anda tonton setelah "Salmokji". Setiap judul menawarkan cara unik dalam mengolah mitos dan ketakutan tradisional Korea.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru