unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Bhyangkara Presisi Juarai AVC Men's Champions League 2026, Cetak Sejarah untuk Indonesia
News

Bhyangkara Presisi Juarai AVC Men's Champions League 2026, Cetak Sejarah untuk Indonesia

Pemain Bhayangkara Presisi merayakan kemenangan di AVC Men's Champions League 2026
Pemain Bhayangkara Presisi merayakan kemenangan di AVC Men's Champions League 2026
A A Ukuran Teks16px

Jakarta Bhayangkara Presisi mencatat sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang meraih gelar juara di level Asia.

Mereka menjuarai AVC Men's Champions League 2026 setelah mengalahkan Foolad Sirjan Iranian 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23) dalam laga final di Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/5/2026).

Kemenangan ini sekaligus mengamankan tiket Bhayangkara untuk tampil pada Piala Dunia Voli Putra 2026.

Jalannya Pertandingan

Bhayangkara yang mengandalkan trio kelas dunia Noumory Keita, Robertlandy Simon Aties, dan Rok Mozic langsung mendominasi sejak set pertama.

Mereka meninggalkan Foolad 4-1 dan terus menjaga keunggulan hingga technical time out pertama dengan 8-5.

Tim asuhan Reidel Alfonso Gonzalez Toiran terus menggempur sambil meredam upaya Foolad mendapatkan momentum. Bhayangkara menjaga jarak saat mencetak poin 16-11 dan akhirnya menutup set pertama 25-20.

Set kedua berlangsung lebih ketat. Kedua tim saling bertukar serangan dengan intensitas tinggi dan unggul bergantian dengan selisih satu poin.

Bhayangkara sempat membuat jarak 20-18, tetapi Foolad menyamakan skor menjadi 20-20.

Pertandingan berlangsung hingga deuce. Foolad berhasil mengumpulkan dua poin beruntun untuk memenangkan set kedua 26-24.

Persaingan ketat berlanjut pada set ketiga. Bhayangkara sempat unggul 9-6, namun Foolad mampu menyamakan skor 9-9.

Kedua tim saling kejar angka hingga skor imbang 23-23.

Ketenangan pemain Bhayangkara dalam memasuki poin kritis membuat mereka dapat mencetak dua poin beruntun untuk mengakhiri set ketiga 25-23.

Pada set keempat, Foolad tampil lebih agresif dan langsung memimpin 4-1. Bhayangkara yang sempat kehilangan ketenangan kembali menemukan pola permainan dan menyamakan skor 5-5.

Setelah berhasil mengejar, Bhayangkara mulai tampil lebih percaya diri. Mereka berbalik memimpin 7-5 dan memperlebar jarak menjadi 11-7.

Namun, Foolad kembali menyamakan skor 13-13.

Pertandingan semakin menegangkan pada poin-poin krusial. Foolad sempat berbalik memimpin 18-17, 20-19, dan 21-20.

Meski demikian, Bhayangkara menunjukkan mental juara dengan terus mengejar ketertinggalan.

Setelah menyamakan skor 21-21 dan 22-22, Bhayangkara memanfaatkan kesalahan lawan untuk mengambil momentum.

Pada fase akhir, Bhayangkara unggul 24-23 dan mengunci kemenangan setelah service ace dari Keita mencetak poin penutup.

Bhayangkara yang sempat kehilangan ketenangan kembali menemukan pola permainan melalui serangan yang lebih efektif dan perlahan memangkas jarak hingga menyamakan skor 5-5.

Setelah berhasil mengejar ketertinggalan, Bhayangkara mulai tampil lebih percaya diri. Mereka berbalik mengambil kendali permainan dan melesat dengan keunggulan 7-5, lalu memperlebar jarak menjadi 11-7.

Memasuki pertengahan hingga akhir set, pertandingan berlangsung semakin ketat saat Foolad mampu menyamakan skor 13-13. Kedua tim saling bergantian mencetak angka dan tidak membiarkan lawan menjauh.

Bhayangkara sempat unggul 16-14, tetapi Foolad kembali mengejar hingga skor menjadi imbang 16-16.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru