Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) akan memanfaatkan gravitasi Mars untuk mempercepat perjalanan wahana Psyche menuju asteroid 16 Psyche.
Manuver ini dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Wahana Psyche diluncurkan pada Oktober 2023 dengan tujuan mempelajari asteroid logam yang unik. Asteroid 16 Psyche diperkirakan kaya akan nikel, besi, dan logam mulia lainnya.
Manuver Gravity Assist di Mars
Dengan menggunakan gravitasi Mars, wahana Psyche akan mendapatkan dorongan tambahan tanpa perlu bahan bakar ekstra. Teknik ini disebut gravity assist atau bantuan gravitasi.
NASA akan mengarahkan wahana mendekati Mars pada jarak tertentu. Gaya gravitasi planet merah itu akan mengubah lintasan dan kecepatan Psyche.
Manuver ini dijadwalkan pada Mei 2026, saat Mars berada pada posisi yang tepat. Setelah itu, wahana akan melanjutkan perjalanan menuju sabuk asteroid utama.
Gravity assist memungkinkan penghematan bahan bakar yang signifikan. Tanpa manuver ini, perjalanan ke asteroid 16 Psyche akan memakan waktu lebih lama.
Target Misi Psyche
Asteroid 16 Psyche adalah salah satu objek paling menarik di tata surya. Asteroid ini diduga merupakan inti dari planetesimal yang gagal terbentuk.
Dengan mempelajari 16 Psyche, ilmuwan berharap memahami proses pembentukan planet. Asteroid ini bisa memberikan petunjuk tentang inti Bumi yang tidak bisa diakses langsung.
Wahana Psyche akan tiba di asteroid pada tahun 2029. Selama misi, wahana akan mengorbit dan memetakan permukaan asteroid dari jarak dekat.
Instrumen sains di Psyche akan mengukur komposisi, medan magnet, dan gravitasi asteroid. Data ini akan membantu mengungkap sejarah awal tata surya.
Misi Psyche merupakan bagian dari program Discovery NASA. Program ini fokus pada misi eksplorasi planet yang hemat biaya namun bernilai sains tinggi.
Selain Psyche, NASA juga mengembangkan misi lain seperti Lucy yang mempelajari asteroid Trojan Jupiter. Kedua misi ini dijadwalkan beroperasi dalam dekade ini.
Manuver gravity assist di Mars bukanlah yang pertama bagi NASA. Sebelumnya, wahana Mars Reconnaissance Orbiter dan MAVEN juga menggunakan teknik serupa.
Namun, untuk misi asteroid, penggunaan gravitasi Mars relatif jarang. Ini menunjukkan perencanaan yang matang dari tim Psyche.
Keberhasilan manuver ini akan menjadi tonggak penting bagi misi. Jika berjalan lancar, Psyche akan mencapai asteroid tepat waktu.
NASA terus memantau perkembangan wahana dari Bumi. Tim misi akan melakukan koreksi lintasan jika diperlukan sebelum gravity assist.
Misi Psyche diharapkan memberikan wawasan baru tentang asteroid logam. Hingga saat ini, belum ada wahana yang pernah mengunjungi asteroid jenis ini.
Dengan gravity assist Mars, perjalanan Psyche menjadi lebih efisien. Ini membuka peluang bagi misi masa depan untuk menggunakan teknik serupa.
Seluruh proses manuver akan direkam dan dianalisis oleh para insinyur. Data dari gravity assist juga akan berguna untuk misi antarplanet lainnya.
Masyarakat dapat mengikuti perkembangan misi Psyche melalui situs resmi NASA. Informasi terbaru akan diumumkan secara berkala.