unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Jimmy Kimmel Sindir Trump Pakai Kartu Ultah Tiruan Jeffrey Epstein
Hiburan

Jimmy Kimmel Sindir Trump Pakai Kartu Ultah Tiruan Jeffrey Epstein

Jimmy Kimmel membagikan kartu ulang tahun tiruan untuk Donald Trump
Jimmy Kimmel membagikan kartu ulang tahun tiruan untuk Donald Trump
A A Ukuran Teks16px

Jimmy Kimmel kembali melontarkan sindiran keras kepada Presiden AS Donald Trump tepat di hari ulang tahun Trump yang ke-80 pada Minggu (14/6).

Melalui unggahan Instagram pribadinya, Kimmel membagikan kartu ucapan yang meniru kartu ulang tahun rahasia yang diduga pernah dikirimkan Trump kepada mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein.

"Happy #80," tulis Kimmel dalam keterangan unggahannya sambil menandai akun resmi Trump pada gambar kartu yang telah dimodifikasi.

Kartu tiruan tersebut bertuliskan pesan bernada sindiran, "Selamat ulang tahun yang ke-80 Donald! Seorang sahabat adalah hal yang luar biasa.

Selamat ulang tahun dan semoga setiap hari menjadi rahasia indah lainnya."

Selain mengubah nama tujuan menjadi Trump, Kimmel juga mengganti siluet wanita telanjang dari kartu asli dengan siluet kasar yang mengejek bentuk tubuh Trump.

Entertainment Weekly pada Minggu (14/6) melaporkan telah menghubungi pihak Gedung Putih untuk meminta keterangan lebih lanjut, namun belum mendapatkan respons.

Kartu Asli dan Kontroversi

Kartu asli yang menjadi inspirasi Kimmel diduga dikirimkan Trump kepada Epstein pada 2003 saat Epstein merayakan ulang tahun ke-50, jauh sebelum ia ditemukan tewas bunuh diri di sel tahanan New York pada Agustus 2019.

The Wall Street Journal pertama kali membongkar keberadaan kartu tersebut pada Juli 2025, sebelum dirilis secara resmi oleh perwakilan Partai Demokrat di Komite Pengawasan DPR pada September lalu.

Dokumen asli menampilkan dialog antara tokoh bernama Donald dan Jeffrey yang membahas kesamaan tertentu dan menyebut sebuah teka-teki tidak pernah menua.

Baris terakhir dialog bertuliskan pesan mengenai indahnya seorang sahabat dan harapan agar setiap hari menjadi rahasia yang indah, ditutup dengan tanda tangan Donald J.

Trump.

Pihak Gedung Putih telah membantah keras keterlibatan Trump dalam pembuatan kartu tersebut melalui pernyataan Sekretaris Pers Karoline Leavitt pada September lalu.

"Seperti yang telah saya sampaikan sejak awal, sangat jelas bahwa Presiden Trump tidak menggambar gambar ini, dan dia tidak menandatanganinya," ujar Leavitt, menegaskan tim hukum Trump akan terus melakukan upaya peradilan.

Trump bahkan telah melayangkan gugatan hukum senilai US$10 miliar terhadap The Wall Street Journal dan dua reporternya pada Juli lalu, yang sempat ditolak hakim federal pada April 2026.

Ia kembali mendaftarkan gugatan tersebut pada bulan berikutnya dengan menambahkan perusahaan induk Dow Jones, Rupert Murdoch, serta CEO News Corp Robert Thomson ke dalam berkas tuntutan.

Sindiran terbaru ini menambah panjang daftar serangan Kimmel yang berulang kali mengincar Trump atas dugaan hubungannya dengan mendiang Epstein semasa hidup.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru