Sutradara pemenang Oscar Brad Bird secara tegas menolak kemungkinan pengembangan sekuel film animasi Ratatouille.
Pernyataan itu disampaikan Bird di tengah spekulasi yang beredar dan ketertarikan dari pihak eksekutif studio.
>>> Ruben Onsu Bisa Batal Gugat Hak Asuh Anak, Asalkan Ada Syarat Ini
Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, Bird mengaku tidak memiliki rencana untuk membuat Ratatouille 2.
Ia mengungkapkan bahwa petinggi Pixar beberapa kali melontarkan gurauan bermakna serius untuk menguji reaksinya.
"Mereka seperti melontarkan lelucon, tapi lelucon itu terasa sedikit serius. Dan saya menjawab, 'Tidak, kisah itu sudah selesai kita ceritakan,'" ujar Bird.
Bird menilai tekanan industri Hollywood untuk memproduksi sekuel dari karya sukses bukan hal baru.
Ia merefleksikan film animasi lain garapannya, seperti The Iron Giant, yang juga kerap ditanya soal sekuel.
Menurut Bird, karya yang membangun ikatan emosional kuat dengan penonton akan selalu memicu tuntutan komersial untuk dibuatkan kisah baru.
Namun, ia menegaskan bahwa mempertahankan keutuhan cerita lebih penting daripada memaksakan kelanjutan narasi yang sudah tuntas.
>>> Jadwal Tayang dan Sinopsis Minions and Monsters di Bioskop
Sikap Bird ini sekaligus menjawab harapan yang sempat diembuskan Patton Oswalt, pengisi suara karakter utama Remy.
Dalam sebuah siniar, Oswalt menyatakan dukungannya jika proyek sekuel benar-benar diwujudkan.
Namun, Oswalt menekankan bahwa keterlibatan sang sutradara orisinal merupakan syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.
"Jadi, jika dia mendapatkan ide, proyek itulah yang ingin saya lakukan," tambah Oswalt.
Desakan menghidupkan kembali waralaba Ratatouille cukup beralasan mengingat kesuksesan komersial dan prestasi film tersebut.
Ratatouille meraup pendapatan global lebih dari US$620 juta pada masanya, setara dengan US$1 miliar saat ini.
Film ini juga meraih lima nominasi Oscar dan memenangkan kategori Film Animasi Terbaik.
>>> Bocoran Baru! iQOO Akan Luncurkan Tablet Gaming Mini Akhir 2026
Di sisi lain, Pixar saat ini tengah menikmati keuntungan dari strategi memproduksi sekuel properti populer, seperti Inside Out 2 dan Toy Story 5.