Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi.
Pusat gempa berada di sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan getarannya terasa hingga Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
>>> 8.095 Personel Gabungan Dikerahkan untuk Pengamanan di Jakarta, Senayan Jadi Prioritas
Di Kota Mataram, sejumlah warga yang baru selesai beribadah atau sedang membersihkan rumah memilih keluar dan berkumpul di jalan.
Suasana sempat panik karena gempa terjadi pada pagi hari ketika sebagian warga sedang memulai aktivitas.
Data Gempa dari BMKG
BMKG mencatat gempa awal terjadi sekitar pukul 05.58 WITA.
Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Parameter awal yang tercatat M7,0 kemudian diperbarui menjadi M7,7.
Aktivitas gempa juga diikuti oleh sejumlah gempa susulan di kawasan Flores dan sekitarnya.
>>> Profil Keluarga Arya Wedakarna: Istri dan Anak Anggota DPD yang Tuai Sorotan
Data BMKG pada pagi hari menunjukkan beberapa gempa lain dengan magnitudo di atas 5.
Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah
Besarnya gempa membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.
Hasil pemantauan kemudian menunjukkan adanya perubahan muka laut di beberapa wilayah pesisir.
Berikut beberapa tinggi tsunami yang tercatat BMKG:
Labuan Bajo: 0,36 meter.
Sikka: 0,19 meter.
>>> Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Lepas Pantai Indonesia, Tsunami Warning Dikeluarkan
Dompu: 0,17 meter.

