Krisis chip memori yang berkepanjangan memaksa Apple mencari cara baru untuk mengamankan pasokan RAM.
Menurut laporan Bloomberg News, Apple saat ini sedang dalam pembicaraan dengan dua perusahaan China, yaitu ChangXin Memory Technologies (CXMT) dan Yangtze Memory Technologies (YMTC).
>>> Timex Luncurkan Jam Tangan Vintage Terinspirasi Balap dengan Meca-Quartz
Kedua perusahaan tersebut masuk dalam daftar Section 1260H Departemen Pertahanan AS yang menandai mereka sebagai "entitas yang diidentifikasi sebagai perusahaan militer China".
Meskipun berbisnis dengan perusahaan dalam daftar itu tidak ilegal, langkah ini dapat menimbulkan reaksi politik dan risiko regulasi bagi Apple.
>>> Desain Nothing Phone (4b) RCB Edition Resmi Diungkap
CEO Apple yang akan segera pensiun, Tim Cook, dikabarkan sedang melakukan lobi kepada pemerintahan Trump dan Departemen Perdagangan AS.
>>> OPPO Reno 16 vs Reno 16 Pro: Perbedaan Utama dan Upgrade
Tujuannya adalah untuk menghindari potensi dampak negatif bagi perusahaan.
