Jakarta, CNN Indonesia -- Film The Odyssey karya Christopher Nolan resmi tayang besar-besaran di China pada Jumat (14/8).
Film ini ditayangkan di lebih dari 20 ribu layar di negara tersebut.
Jumlah itu delapan kali lipat dari total keseluruhan sekitar 2.500 layar yang dimiliki Indonesia.
Menurut data distributor, jatah layar The Odyssey di China mencakup sekitar 90 persen dari jaringan layar IMAX di China yang tersebar di hampir 800 lokasi.
Penjualan Tiket Awal Tembus Rp240 Miliar
Agensi penjualan tiket Maoyan memaparkan, perolehan box office dari penjualan tiket awal (presale) The Odyssey di China mencapai RMB39,5 juta atau Rp104,4 miliar per 12 Agustus 2026.
Bila ditotal dengan pendapatan dari penayangan awal (preview), film ini sudah mengantongi RMB91 juta atau Rp240,5 miliar menjelang perilisan luas pada 14 Agustus.
Variety menyebut, Maoyan Pro memprediksi pendapatan kotor hari pembukaan sebesar RMB70,4 juta untuk The Odyssey.
Alokasi layar IMAX akan tetap dipertahankan meski Spider-Man: Brand New Day terus mencatatkan kesuksesan di bioskop-bioskop China.
Pihak IMAX juga menyebut tidak ada rencana pengurangan jumlah layar untuk The Odyssey.
Rekam Jejak Film Nolan di China
Analis senior di perusahaan riset Media Partners Asia, Adrian Tong, menyoroti rekam jejak performa box office film-film Nolan di China sebagai tolok ukur yang relevan.
Oppenheimer mencatatkan pendapatan sekitar US$61 juta di China daratan, sementara Tenet meraih angka serupa.
Maoyan juga mencatat lebih dari 250 ribu pendaftaran minat tonton untuk The Odyssey bahkan sebelum penjualan tiket awal dibuka.
"Pencapaian pendapatan sembilan digit akan menjadi hal yang luar biasa," ujar Tong seperti diberitakan Variety.
Menurutnya, kini hanya sedikit film Hollywood di luar judul-judul waralaba terbesar yang mampu mencapai tingkat tersebut di China.
Selain itu, ada kontribusi dari komitmen jaringan IMAX di China yang biasanya dikuasai oleh film lokal, sehingga alokasi untuk The Odyssey terbilang tidak biasa.
Namun Tong menyebut hal tersebut sebagai imbas dari permintaan yang tinggi, apalagi film-film Nolan secara konsisten mencatatkan performa di atas rata-rata dalam format IMAX di China.
"Di China, keduanya [IMAX dan film Nolan] merupakan hal yang tak terpisahkan."
Menurut data Box Office Mojo yang diakses pada 14 Agustus 2026, The Odyssey sudah mengantongi pendapatan global US$1,127 miliar dan menjadi film Christopher Nolan terlaris.
Pendapatan tersebut terdiri dari US$477 juta dari pasar domestik dan US$649,9 juta dari pasar internasional.
Perolehan The Odyssey tersebut sudah membuat film ini menjadi film kedua terlaris secara global pada 2026, dengan posisi pertama ditempati oleh Spider-Man: Brand New Day yang mengantongi US$1,722 miliar.
