OxygenOS dan Realme UI dikabarkan akan segera dihentikan. Sebagai gantinya, ponsel OnePlus dan Realme di masa depan akan menjalankan ColorOS.
Informasi ini berasal dari laporan Smartprix yang mengutip sumber industri. Oppo disebut sedang mengintegrasikan OnePlus dan Realme lebih erat ke dalam merek utamanya.
>>> Amazon Siap Luncurkan Layanan Internet Satelit Leo, Saingi Starlink
Langkah ini akan menyatukan tiga antarmuka Android—ColorOS, OxygenOS, dan Realme UI—menjadi satu, yaitu ColorOS.
Dampak bagi OnePlus dan Realme
Menurut laporan yang sama, OnePlus akan fokus terutama pada pasar India dan China. Sementara itu, Realme akan mundur dari pasar China dan berkonsentrasi di luar negeri.
Di India, OnePlus telah menggabungkan jaringan servis dan perbaikannya dengan Oppo. Akibatnya, pusat layanan OnePlus yang terpisah mulai jarang ditemui.
OxygenOS telah digunakan OnePlus sejak 2014, sedangkan Realme UI dipakai Realme sejak memisahkan diri dari Oppo pada 2018.
ColorOS adalah perangkat lunak milik Oppo yang digunakan di seluruh dunia.
>>> HMD Rilis Empat Ponsel Fitur Nokia Baru dengan Asisten AI
Perubahan ini sebenarnya sudah berlangsung sejak 2021, ketika OnePlus dan Oppo sepakat berbagi basis kode yang sama.
Sejak saat itu, ColorOS mengambil alih sebagian besar pengembangan, meskipun ponsel OnePlus masih menggunakan merek OxygenOS.
Realme UI sudah sangat mirip dengan ColorOS, sehingga pengguna Realme mungkin tidak merasakan banyak perbedaan.
Sebaliknya, pengguna OnePlus yang terbiasa dengan antarmuka OxygenOS yang lebih ringan akan melihat perubahan lebih besar.
>>> Redmi K100 Pro Max Dikabarkan Meluncur 2027, K100 dan K100 Pro Agustus
Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari OnePlus, Realme, maupun Oppo. Belum jelas kapan perubahan ini akan berlaku atau apakah akan diterapkan di semua pasar secara bersamaan.
