unique visitors counter
⌂ Beranda News AS Kurangi Latihan Gabungan dengan Korsel, Pentagon: Kami Patuh

AS Kurangi Latihan Gabungan dengan Korsel, Pentagon: Kami Patuh

AS Kurangi Latihan Gabungan dengan Korsel, Pentagon: Kami Patuh
AS Kurangi Latihan Gabungan dengan Korsel, Pentagon: Kami Patuh
A A Ukuran Teks16px

Seorang pejabat Pentagon pada Senin mengatakan bahwa Departemen Pertahanan AS 'secara aktif' berupaya melaksanakan arahan Presiden Donald Trump terkait latihan militer bersama Korea Selatan-AS.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Trump memerintahkan Pentagon untuk 'secara substansial' mengurangi latihan gabungan kedua negara.

>>> Daftar Isi Goodie Bag HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Ada Tas Merah Putih Bergambar Garuda

Dalam unggahan di media sosial, Trump menyebut latihan tersebut tidak hanya 'mahal' tetapi juga mengirim sinyal yang 'sangat tidak pantas dan bermusuhan' kepada Korea Utara.

Arahan itu disampaikan tepat saat Seoul dan Washington memulai latihan tahunan Ulchi Freedom Shield (UFS) di Korea Selatan.

Pernyataan resmi Pentagon

"Departemen Perang secara aktif mengerjakan arahan Panglima Tertinggi," kata seorang pejabat dalam pernyataan 'terbaru' tentang UFS dan latihan bilateral lainnya dengan Korea Selatan.

Beberapa jam sebelumnya, Pentagon mengatakan tidak ada perubahan yang diumumkan terkait UFS dan merujuk pertanyaan tentang komentar Trump ke Gedung Putih.

>>> Kendit Paskibraka 2026 Hijau: Makna Tulisan 'Pandu Ibu Indonesia Berpancasila

Pernyataan terbaru itu memicu spekulasi bahwa latihan gabungan akan dikurangi meskipun ada kekhawatiran bahwa langkah tersebut dapat memengaruhi upaya memperkuat pencegahan terhadap ancaman nuklir dan rudal Korea Utara yang semakin maju.

Ancaman tersebut diperparah oleh kerja sama yang semakin erat antara Pyongyang dan Moskow.

Latihan UFS yang sedang berlangsung dimulai pada Senin waktu Seoul dan dijadwalkan berlangsung hingga 27 Agustus.

Latihan ini dimaksudkan untuk memperkuat kemampuan sekutu terhadap potensi agresi Korea Utara dan menguji kemampuan Seoul untuk memimpin pasukan gabungan sebagai bagian dari upaya transfer kendali operasional masa perang dari AS ke Korea Selatan.

>>> Dukung Tanggap Darurat, TelkomGroup Sediakan WiFi Gratis di NTT

Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan tentang arahan Trump.

R
Tim Redaksi
Penulis: Retno Widyawati
📰 Update Terbaru
stikibot