unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Tekanan Jual Meluas, IHSG Ditutup Melemah ke 6.009,50
News

Tekanan Jual Meluas, IHSG Ditutup Melemah ke 6.009,50

Ilustrasi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah
Tekanan Jual Meluas, IHSG Ditutup Melemah ke 6.009,50
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,02 persen ke posisi 6.009,50 pada perdagangan Kamis (1/10/2026).

Penurunan tersebut membawa IHSG menyentuh level terendah dalam lebih dari dua bulan terakhir.

Tekanan jual meluas dengan 450 saham di bursa domestik mengalami pelemahan. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell sebesar Rp 240 miliar di pasar reguler.

Sentimen Pasar dan Data Makro

Sentimen dalam negeri dibayangi ketidakpastian pasca-reshuffle Kabinet Merah Putih, saat rupiah dan bursa saham masih tertekan.

Di sisi lain, data makroekonomi menunjukkan surplus neraca perdagangan Agustus sebesar US$ 3,55 miliar. Inflasi September tercatat 3,28 persen secara year-on-year.

Pelaku pasar kini mencermati implementasi mekanisme short selling dan rilis data tenaga kerja Amerika Serikat.

Indeks utama Wall Street sebelumnya ditutup menguat tipis.

Dow Jones naik 0,04 persen, S&P 500 menguat 0,19 persen, dan Nasdaq menguat 0,04 persen.

Riset teknikal BRI Danareksa Sekuritas mencatat IHSG masih dalam tekanan setelah menembus level support Fibonacci 6.019.

Indikator MACD yang menunjukkan momentum bearish berpotensi menahan indeks di rentang 6.000–6.200.

Area support berikutnya berada di 5.854, sedangkan resistance di 6.185–6.240.

BRI Danareksa Sekuritas juga memberikan analisis teknikal untuk beberapa saham pada perdagangan Jumat (2/10/2026).

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 4,44 persen ke level 1.410 usai rebound dari area support 1.203–1.264.

Saham ini direkomendasikan Buy pada area 1.350–1.400 dengan target harga 1.440 dan 1.500, serta Stop Loss di bawah 1.300.

PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) melonjak 13,27 persen ke posisi 111.

Rekomendasi Buy berada pada rentang 105–110 dengan target harga 116 dan 124, serta Stop Loss di bawah 95.

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) ditutup pada level 825 setelah menguji area support 729–663.

Rekomendasi Buy di area 800–825 dengan target harga 855 dan 915, serta Stop Loss di bawah 800.

PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) melemah 9,64 persen ke posisi 3.000 dan tertahan dalam tren menurun di bawah MA20.

Saham ARKO masuk dalam rekomendasi Trading Plan (SELL) dengan level support terdekat pada 2.437.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru