unique visitors counter
⌂ Beranda › News › ADCP Lanjutkan Apartemen LRT City di Bawah Danantara
News

ADCP Lanjutkan Apartemen LRT City di Bawah Danantara

Ilustrasi proyek apartemen LRT City yang dilanjutkan ADCP
ADCP Lanjutkan Apartemen LRT City di Bawah Danantara
A A Ukuran Teks16px

PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) kembali melanjutkan pengerjaan proyek Apartemen LRT City secara bertahap mulai 1 Oktober 2026.

Langkah ini diambil setelah proyek sempat terhenti sejak akhir tahun lalu.

Anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) itu mengonfirmasi bahwa aktivitas konstruksi tahap awal di beberapa lokasi telah berjalan kembali dengan pengawasan intensif bersama Danantara dan pihak terkait.

"Untuk itu, pada 1 Oktober 2026, kami telah memulai kembali aktivitas pekerjaan secara bertahap di beberapa proyek tahap awal," kata Manajemen ADCP dalam keterangan tertulis.

Pengembang menyatakan komitmennya menjalankan arahan Danantara guna mempercepat penyelesaian proyek properti yang sempat tertunda.

"Menindaklanjuti arahan yang telah disampaikan oleh Danantara, ADCP siap mendukung penuh pelaksanaan atas komitmen Danantara untuk percepatan penyelesaian proyek-proyek yang dikembangkan ADCP," ujar Manajemen ADCP.

Penyempurnaan Desain dan Keterlibatan Arsitek Baru

Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan nilai komersial bangunan, Danantara turut melibatkan arsitek baru dalam penyempurnaan desain proyek tersebut.

"Terkait rencana penyempurnaan desain dan keterlibatan arsitek baru, pada prinsipnya hal tersebut merupakan bagian dari upaya agar proyek yang dilanjutkan memiliki kualitas, fungsi, dan nilai komersial yang lebih baik.

Detail mengenai proyek maupun bagian bangunan yang akan mengalami penyesuaian masih dalam kajian," jelas Manajemen ADCP.

Mengenai kucuran dana Rp 456 miliar dari Danantara dan skema penanganan konsumen, ADCP masih menyusun skema teknis yang dibutuhkan.

"Demikian juga mengenai dukungan pendanaan dan penanganan konsumen," sebut Manajemen ADCP.

Terkait opsi pengembalian dana bagi pembeli, ADCP menyatakan siap menyiapkan prosedur penyelesaian bagi konsumen yang mengajukan pemutusan pembelian.

"Konsumen yang mengajukan refund, saat ini sedang disiapkan mekanisme penyelesaiannya sesuai kondisi masing-masing konsumen dan ketentuan yang berlaku," kata Manajemen ADCP.

Sementara itu, proses pengembalian dana dipastikan tetap berjalan dengan mempertimbangkan keterlibatan pihak perbankan akibat skema Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

"Tergantung, nanti kan kita sudah putuskan dengan mereka, ada beberapa yang memang harus dikembalikan, refund, nanti refund.

Yang unit, tentu unit," jelas Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria.

Perhitungan kompensasi perlu memisahkan antara angsuran pokok dan komponen bunga yang disetorkan ke bank agar tidak menimbulkan masalah baru.

"Karena kan refund itu juga harus dilihat oleh teman-teman sekalian, bahwa mereka mencicilkan ke bank.

Nanti tentu akan, kalau belum selesai cicilannya tentu akan ada dispute yang kita khawatirkan. Kasihan kan, karena kan itu ada komponen bunganya di situ kan," jelas Dony Oskaria.

Proses perhitungan bunga perbankan membutuhkan waktu karena nilai kredit setiap konsumen berbeda.

"Misalkan kamu sudah cicil ini Rp 100 juta, tapi di Rp 100 juta itu kan ada komponen bunganya di dalamnya kan, yang diambil oleh bank kan.

Nah ini nanti kan hitung-hitungnya akan agak berlebih, tapi kita semua kita bereskan," tambah Dony Oskaria.

Berdasarkan pendataan Paguyuban Korban LRT City pada 19-25 September 2026, terdapat 329 unit mengajukan refund dan 29 unit memilih menunggu penyelesaian.

Dari 222 unit pembeli skema KPA, sebanyak 100 unit telah menghentikan pembayaran cicilan, 109 unit tetap mencicil, dan 13 unit telah lunas.

Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk Siswanto menyebutkan proyek tahap awal yang dilanjutkan meliputi LRT City Tebet, Cibubur, Ciracas, serta perumahan tapak Adhi City Sentul.

"ADCP telah mulai kembali melakukan aktivitas pekerjaan pada beberapa proyek sejak 1 Oktober 2026.

ADHI juga mendukung berbagai upaya penyempurnaan proyek, termasuk dari sisi desain, kualitas, fungsi, dan nilai komersial, yang saat ini masih dalam proses kajian," kata Siswanto.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru