unique visitors counter
⌂ Beranda › News › BSI Perluas Payroll ke BUMN Usai Danantara Buka Akses Bank Syariah
News

BSI Perluas Payroll ke BUMN Usai Danantara Buka Akses Bank Syariah

Ilustrasi layanan payroll Bank Syariah Indonesia untuk pegawai BUMN
BSI Perluas Payroll ke BUMN Usai Danantara Buka Akses Bank Syariah
A A Ukuran Teks16px

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas layanan penggajian atau payroll ke segmen pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Langkah ini menyusul dibukanya kesempatan bagi karyawan perusahaan pelat merah untuk memilih bank syariah sebagai penyalur gaji oleh Danantara Indonesia.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna menilai dukungan Danantara menjadi peluang strategis untuk mengembangkan bisnis payroll.

Menurutnya, segmen tersebut dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara bank dan nasabah.

"BSI melihat payroll bukan sekadar layanan penerimaan gaji, tetapi juga pintu masuk untuk membangun hubungan finansial jangka panjang dengan nasabah," ujar Anton Sukarna.

Pertumbuhan Nasabah dan Dana Murah

Catatan perseroan menunjukkan jumlah nasabah payroll BSI tumbuh 18,5% secara year to date (YtD) hingga September 2026.

Pertumbuhan itu menjadi salah satu dasar perusahaan memperluas penetrasi layanan, terutama melalui jaringan dan ekosistem BUMN.

Dari sisi pendanaan, BSI mencatat dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 389 triliun hingga Agustus 2026.

Komposisi dana murah atau current account saving account (CASA) tercatat Rp 246 triliun, sedangkan dana tabungan mencapai Rp 171 triliun.

Untuk menarik pengguna layanan payroll, BSI menyediakan pembebasan biaya transfer melalui BI-FAST hingga 100 kali setiap bulan bagi nasabah yang memenuhi ketentuan.

Nasabah payroll juga dapat memanfaatkan aplikasi BYOND by BSI untuk berbagai kebutuhan finansial.

Fitur yang tersedia mencakup pembukaan rekening, pembayaran, transfer, pengajuan pembiayaan, investasi emas, serta layanan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

Anton menyebut pengembangan layanan diarahkan agar kebutuhan keuangan pegawai terintegrasi dengan fasilitas perbankan BSI.

Perseroan juga menyiapkan penguatan kualitas pelayanan, kemampuan digital, dan infrastruktur teknologi informasi untuk menunjang ekspansi bisnis.

"Ke depan, kami ingin payroll BSI menjadi bagian dari solusi finansial pegawai, bukan hanya tempat menerima gaji," kata Anton Sukarna.

Selain mengembangkan segmen payroll, BSI memiliki basis nasabah yang mencapai 24,3 juta hingga Agustus 2026.

Perseroan menempatkan pengembangan layanan penggajian, termasuk di lingkungan BUMN, sebagai salah satu fokus pengembangan bisnis dan penghimpunan dana pihak ketiga.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru