Kabar soal rekening gratis dari pemerintah ramai dibicarakan, tetapi masyarakat yang menanti-nanti tampaknya harus bersabar. Hingga kini program tersebut masih sebatas wacana, belum ada tanggal rilis resmi, dan belum diumumkan pula syarat maupun cara mendapatkannya.
Rencana rekening gratis itu disebut akan dihadirkan melalui Bank Danantara Indonesia, bank milik negara yang baru diluncurkan pada akhir Oktober 2026. Melalui program ini, pemerintah menargetkan pembukaan hingga 100 juta rekening gratis bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau layanan keuangan formal.
Rekening Tanpa Biaya Bulanan
Salah satu daya tarik yang digadang-gadang dari program ini adalah rekening yang tidak dikenakan biaya bulanan. Dengan begitu, masyarakat diharapkan lebih mudah memiliki tabungan dan bertransaksi secara aman melalui layanan perbankan resmi.
Meski begitu, karena statusnya masih wacana, belum ada kepastian mengenai mekanisme pendaftaran, kelompok masyarakat yang diprioritaskan, maupun kapan rekening gratis ini benar-benar bisa dibuka. Informasi resmi lanjutan masih dinanti dari pemerintah dan pihak bank.
Bank Baru Hasil Gabungan Dua Bank
Bank Danantara Indonesia sendiri diluncurkan oleh Danantara pada 29 Oktober 2026. Bank ini lahir dari penggabungan Bank KB Bukopin dan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, dan diarahkan menjadi bank nasional yang berfokus pada kredit produktif, menyasar sektor infrastruktur, energi, manufaktur, UMKM, serta pertanian.
Presiden Prabowo Subianto menyebut kehadiran bank ini akan merevolusi perbankan Indonesia sebagai bagian dari transformasi layanan keuangan nasional menuju negara yang lebih maju dan efisien. Bank Danantara Indonesia juga digadang-gadang mampu bersaing dalam industri jasa keuangan global.
Kepemimpinan bank ini diisi sejumlah nama. Direktur Utama dijabat Akhmad Purwakajaya dengan Wakil Direktur Utama Soeharsojo, sementara Komisaris Utama adalah Anggito Abimanyu dan Wakil Komisaris Utama Irwan Mulyadi. Jajaran direksi lainnya meliputi Febriyani, Hendra Purnama, Dedi Kusmara, Krishna Adil Prasetya, Andi Widianto, Cung Yoo, Erik Wahyudi, dan Dewi Lidya F.
Menunggu Pengumuman Resmi
Target hingga 100 juta rekening menunjukkan besarnya skala program yang dibayangkan pemerintah, mengingat sasaran utamanya adalah warga yang selama ini belum memiliki akses ke layanan keuangan formal. Jika terealisasi, rekening tanpa biaya bulanan itu diharapkan memudahkan masyarakat menabung dan bertransaksi secara aman.
Untuk saat ini, masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi lanjutan. Kapan program dibuka, siapa saja yang berhak, dan bagaimana cara mendaftarnya baru akan jelas setelah pemerintah dan Bank Danantara Indonesia menyampaikan keterangan resmi.
