unique visitors counter
⌂ Beranda › News › Ditanya Mata Kuliah oleh Kuasa Hukum Roy Suryo, Jokowi: Ini Kayak Ngetes Mahasiswa Baru
News

Ditanya Mata Kuliah oleh Kuasa Hukum Roy Suryo, Jokowi: Ini Kayak Ngetes Mahasiswa Baru

Ditanya Mata Kuliah oleh Kuasa Hukum Roy Suryo, Jokowi: Ini Kayak Ngetes Mahasiswa Baru
Jokowi • Instagram
A A Ukuran Teks16px

Presiden ke-7 RI Joko Widodo enggan menjawab rentetan pertanyaan soal mata kuliah yang ia ambil semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). Pertanyaan itu dilontarkan kuasa hukum Roy Suryo dalam sidang kasus fitnah ijazah palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada 5 November 2026.

Jokowi hadir dalam persidangan tersebut sebagai saksi pelapor. Dalam sesi tanya jawab, kuasa hukum Roy Suryo mencecarnya dengan berbagai pertanyaan bernuansa akademik, mulai dari mata kuliah yang pernah diambil hingga dosen yang mengajarnya semasa kuliah.

Menanggapi pertanyaan-pertanyaan itu, Jokowi mengaku sudah tidak ingat. Ia menyebut wajar apabila hal-hal yang terjadi puluhan tahun silam tidak lagi diingat satu per satu.

Keberatan Diperlakukan Seperti Ujian

Jokowi kemudian menyampaikan keberatannya. Ia menilai pertanyaan semacam itu lebih mirip menguji mahasiswa baru ketimbang menggali keterangan saksi di ruang sidang.

"Tapi sebenarnya kalau mau ditanyakan itu kayak ngetes mahasiswa baru saja. Padahal ya kita dalam proses persidangan, dan saya menghormati persidangan, saya menghormati pengadilan," ujar Jokowi.

Ia menekankan perbedaan mendasar antara ujian dan persidangan. Menurutnya, pertanyaan yang bersifat menguji tidak sepatutnya muncul dalam forum peradilan yang ia hormati.

"Wong ini bukan ujian, ini persidangan, itu beda. Kalau ujian saya ditanya, tapi ini persidangan. Jadi jangan sampai ada pertanyaan yang bersifat menguji," katanya.

Sudah Dijawab: Tidak Ingat

Jokowi menegaskan jawaban yang bisa ia sampaikan sudah ia utarakan, yakni bahwa ia tidak lagi mengingat mata kuliah yang ditanyakan. Ia pun mempersilakan persidangan dilanjutkan sesuai dengan agenda yang semestinya.

Sidang ini merupakan lanjutan dari proses hukum atas laporan Jokowi terkait tudingan ijazah palsu yang diarahkan kepadanya. Persidangan masih akan berlanjut, dan sikap Jokowi yang menolak larut dalam cecaran soal masa kuliah menjadi salah satu momen yang paling disorot publik hari itu.

Perdebatan soal pertanyaan akademik itu menegaskan betapa persidangan ini tidak hanya berkutat pada soal hukum, tetapi juga pada pertarungan narasi antara kedua pihak. Bagi Jokowi, keterangan yang relevan adalah keterangan yang berkaitan langsung dengan perkara, sementara kubu seberang tampaknya ingin menguji konsistensi pengakuannya soal masa kuliah — sesuatu yang ia tolak dengan tegas di hadapan majelis hakim.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru