unique visitors counter
⌂ Beranda › Hiburan › Veda Ega Pratama Siap Tempur di Moto3 Qatar, Modal Runner-up Sepang dan Dua Gelar di Lusail
Hiburan

Veda Ega Pratama Siap Tempur di Moto3 Qatar, Modal Runner-up Sepang dan Dua Gelar di Lusail

Veda Ega Pratama Siap Tempur di Moto3 Qatar, Modal Runner-up Sepang dan Dua Gelar di Lusail
Veda Ega Pratama Finis Kedua di Moto3 Malaysia, Bayar Tuntas Pole Position Australia
A A Ukuran Teks16px

Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama bersiap menghadapi seri Moto3 Qatar 2026 di Sirkuit Internasional Lusail pada 6–8 November 2026. Veda datang dengan modal finis kedua di Moto3 Malaysia dan pengalaman panjang di lintasan Lusail.

Seri Qatar merupakan balapan ke-20 dari 22 seri Moto3 musim ini, sekaligus satu dari tiga seri tersisa setelah Portugal dan Valencia. Rangkaian kegiatan dimulai Jumat, 6 November, dengan sesi latihan bebas, dilanjutkan kualifikasi pada Sabtu, dan balapan utama pada Minggu, 8 November.

Veda, 17 tahun, saat ini menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Moto3 dengan koleksi 131 poin. Pembalap binaan PT Astra Honda Motor yang memperkuat Honda Team Asia itu memilih fokus mengamankan poin di setiap balapan tersisa demi menutup musim debutnya dengan hasil maksimal.

Modal Runner-up Sepang

Kepercayaan diri Veda sedang tinggi setelah finis kedua di Moto3 Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu, 1 November 2026. Ia merangsek dari posisi kedelapan hingga akhirnya finis di belakang juara balapan, Maximo Quiles.

Momen di Sepang itu juga melahirkan cerita yang viral. Di parc fermé, Veda spontan menyantap belalang goreng, camilan khas daerah asalnya di Gunungkidul, Yogyakarta, dan menawarkannya kepada Quiles. Sang juara balapan terkejut dan berkomentar, "Oh enggak," dan "Wah, gila kamu."

Veda mengaku sengaja membawa camilan itu sebagai bentuk promosi makanan daerahnya. Ia menegaskan menyukai walang goreng karena rasa dan kenangan masa kecil, bukan karena kandungan proteinnya. Tim Honda Team Asia pun mendukung, manajer tim Hiroshi Aoyama bahkan pernah mencobanya di Jepang.

Sudah Empat Kali Balapan di Lusail

Lusail bukan lintasan asing bagi Veda. Balapan pertamanya di sana terjadi pada Asia Talent Cup 2022 seri Qatar. Setahun berselang, di Asia Talent Cup 2023, ia tampil apik dengan memenangi dua balapan seri Qatar di usia 14 tahun.

Total, Veda sudah empat kali balapan di Lusail dan dua di antaranya berakhir dengan kemenangan. Pengalaman itu menjadi bekal berharga menghadapi seri akhir pekan ini.

Data Selalu Dibandingkan dengan Furusato

Di balik performanya, ada proses belajar yang ketat di Honda Team Asia. Veda menyebut data balapnya selalu dibandingkan dengan data Taiyo Furusato, pembalap Jepang yang kini naik ke kelas Moto2. Sejak awal musim, di setiap sirkuit, data Veda dibandingkan dengan catatan waktu terbaik Furusato, termasuk pada sesi latihan bebas pertama. Rekan senegara Veda, Mario Suryo Aji, juga akan tampil di Qatar pada kelas Moto2. Mario menyebut Lusail sebagai salah satu layout favoritnya setelah gagal finis pada balapan terakhir di Malaysia. Keduanya sudah berada di Qatar dan menyebut situasi di sana berjalan normal menjelang akhir pekan balapan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru