Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mencuri perhatian pada Jumat, 30 Oktober 2026, setelah finis di posisi ketiga pada sesi practice Moto3 Malaysia di Sirkuit Sepang. Hasil itu memastikan Veda langsung melaju ke sesi kualifikasi kedua (Q2) tanpa harus melewati Q1.
Pembalap Honda Team Asia berusia 17 tahun asal Gunungkidul itu mencatatkan waktu terbaik 2 menit 11,519 detik. Ia finis di belakang David Almansa yang menjadi tercepat dengan 2 menit 11,427 detik, dan Rico Salmela di posisi kedua.
Urutan lima besar practice Moto3 Malaysia dilengkapi Hakim Danish, pembalap tuan rumah Malaysia, di posisi keempat, serta Adrian Fernandez di posisi kelima. Fernandez sempat memimpin awal sesi dengan catatan 2 menit 11,589 detik.
Dari posisi 13 ke tiga besar
Jalannya sesi practice Veda tidak mulus. Ia mengawali sesi di peringkat kesembilan, sempat naik satu tingkat, lalu merosot hingga posisi ke-13 karena catatan waktunya dilewati pembalap lain.
Titik balik datang pada lima menit terakhir. Veda mempertajam catatan waktunya menjadi 2 menit 11,519 detik dan sempat melesat ke posisi kedua sementara, sebelum Salmela merebut posisi kedua dan Veda bertahan di urutan ketiga hingga sesi berakhir.
Kenapa finis ketiga itu penting
Dalam format kualifikasi Moto3, hanya 14 pembalap tercepat pada sesi practice yang berhak langsung ke Q2. Pembalap di peringkat 15 hingga 23 harus berjuang dulu lewat Q1 untuk memperebutkan sisa tempat di Q2.
Dengan finis ketiga, Veda tidak perlu mengambil risiko tambahan di Q1. Ia akan langsung tampil pada sesi kualifikasi Moto3 Malaysia yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 31 Oktober 2026, untuk menentukan posisi start pada balapan.
Hasil practice ini menjadi kabar positif bagi Indonesia di tengah akhir pekan MotoGP Malaysia di Sepang, setelah sehari sebelumnya perhatian tertuju pada Jorge Martin yang lolos tes medis dan kembali menjajal lintasan di kelas MotoGP.