Setelah bertahun-tahun menjadi aplikasi bawaan yang tidak bisa dihapus, Microsoft SwiftKey kini resmi bisa di-uninstall oleh pengguna perangkat Galaxy berkat pembaruan One UI 9.
Perubahan ini pertama kali terlihat pada Galaxy S26 Ultra versi beta, di mana SwiftKey muncul dengan opsi “Uninstall” seperti aplikasi biasa, bukan hanya “Disable”.
>>> Honor Magic 9 Bocorkan Kamera 200 MP dan Logo ARRI, Siap Jadi Raja Fotografi?
Meski hanya membebaskan sekitar 55 MB ruang penyimpanan, langkah ini jauh lebih besar maknanya: pengguna akhirnya diberi kendali penuh atas perangkat mereka.
SwiftKey: Dari Wajib Ada ke Boleh Dihapus
Sejak lama, SwiftKey hadir di hampir semua ponsel Galaxy sebagai bagian dari kemitraan strategis antara Samsung dan Microsoft.
Aplikasi ini disertakan bersama suite Microsoft lainnya seperti Microsoft Office, OneDrive, dan OneNote.
Pengguna bisa menonaktifkannya, tapi tidak bisa menghapusnya sepenuhnya meski tidak pernah digunakan.
Kini, dengan One UI 9, batasan itu hilang.
Bahkan, Beberapa HP Baru Tak Lagi Pasang SwiftKey
Yang lebih menarik: SwiftKey bahkan tidak lagi dipra-instal pada beberapa perangkat Galaxy terbaru, termasuk Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Fold 8 Ultra, Galaxy Z Flip 8 (diperkirakan), serta Galaxy A57 dan beberapa model mid-range.
Ini menunjukkan bahwa Samsung mungkin perlahan mengurangi ketergantungan pada kesepakatan software lama dengan Microsoft atau setidaknya memberi fleksibilitas lebih ke pengguna.
>>> Cara Bikin Close Friends di WhatsApp untuk Sembunyikan Status
Mengapa Ini Penting? Soal Kebebasan, Bukan Ruang Penyimpanan
Ya, 55 MB memang tidak signifikan di era ponsel dengan 256 GB atau 512 GB penyimpanan.
Tapi intinya bukan soal kapasitas, melainkan prinsip kontrol pengguna.
